Pelindo III Tuntaskan Jalan Akses Pelabuhan di Kotawaringin

Pelindo III Tuntaskan Jalan Akses Pelabuhan di Kotawaringin

Sembilan perusahaan telah menyelesaikan pembangunan jalan akses menuju Pelabuhan Bumiharjo Kalimantan Tengah. Proyek senilai Rp12,78 miliar itu dimotori PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo ) III setelah jalan akses tersebut mengalami kerusakan parah.

Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto mengatakan, pembangunan ruas jalan menuju pelabuhan sangat penting. Sebab, cukup banyak perusahaan yang menggunakan jalan tersebut untuk pengiriman komoditi ke berbagai daerah.

“Intensitas truk yang melintas cukup tinggi. Baik pengangkut CPO, barang, batubara maupun petikemas.  Demi keselamatan bersama, maka ruas jalan akses itu perlu dilakukan perbaikan yang melibatkan banyak perusahaan,” kata Djarwo melalui surat elektroniknya, Selasa (25/3/2014).

Dari sembilan perusahaan selaku pengguna jasa pelabuhan adalah PT Sinar Alam Permai, PT Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi, PT Tapian Nadenggan, PT Api Metra Palma, PT Kapuas Prima Coal, PT Sarana Sampit Mentaya Utama, PT Gamareksa Mekar Sari, PT Indotruba Tengah, dan PT Pelindo III sendiri.

General Manager Pelindo III Cabang Kumai Bambang Fery mengungkapkan dengan selesainya ruas jalan menuju Pelabuhan Bumiharjo maka jalan akses ke pelabuhan itu semakin mudah. Setidaknya jalan akses ini memudahkan transportasi dari dan menuju pelabuhan.

“Ada dua pelabuhan yang kami kelola, yakni Pelabuhan Panglima Utara di Kumai dan Pelabuhan Bumiharjo. Sementara 60 persennya melalui Pelabuhan Bumiharjo, dimana transportasi logistik cukup tinggi untuk pelabuhan ini,” jelas Bambang.

Menurut data yang ada, tahun 2013 lalu di dua pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo III itu tercatat ada 3.776 unit kunjungan kapal. Dari kapal sejumlah tersebut terdapat muatan barang sebanyak 3,9 juta ton dan petikemas sebanyak 17.298 teu’s serta beberapa muatan lainnya.

Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2009. Lima tahun lalu hanya tercatat 3.114 unit kunjungan kapal dengan buatan barang 2,2 juta ton dan petikemas 8.301 teu’s. (wh)