Pelindo III Bangun PLTMG di Terminal Teluk Lamong

Pelindo III Bangun PLTMG di Terminal Teluk Lamong
foto: Humas Pelindo III

Terminal Teluk Lamong, terminal peti kemas modern di Pelabuhan Tanjung Perak yang belum lama ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo kembali melakukan terobosan di bidang teknologi ramah lingkungan. Komitmen PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III sebagai induk perusahaan dalam mengusung konsep ramah lingkungan di terminal tersebut dibuktikan dengan kesiapannya membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG).

“PLTMG tersebut akan dioperasikan oleh PT Lamong Energi Indonesia (LEI) yang merupakan anak usaha sinergi antara Terminal Teluk Lamong dengan Max Power Indonesia. Dengan mengelola PLTMG, LEI akan menjadi perusahaan penyedia listrik berbahan bakar gas yang efisien”, kata Direktur Utama Terminal Teluk Lamong Prasetyadi pada acara ground breaking pembangunan PLTMG, Selasa (25/8/2015).

Lahan seluas sekitar 9.000 meter persegi disiapkan untuk lokasi pembangunan pembangkit listrik dengan teknologi ramah lingkungan tersebut yang akan dibagi dalam dua tahap, pada tahun 2015 dan 2016. Pada tahap pertama, total kapasitas listrik yang dihasilkan mencapai 6,6 Megawatt dari dua pembangkit listrik tenaga mesin gas.

“Tujuan pembangunan tahap awal adalah untuk memenuhi kebutuhan listrik yang diperlukan pada peralatan dan fasilitas di Terminal Teluk Lamong yang sebagian besar menggunakan listrik”, jelas Prasetyadi.

Penambahan jumlah pembangkit listrik tenaga mesin gas akan dilakukan pada tahun 2016 dan dimaksimalkan dengan kapasitas mencapai 13 Megawatt. Pembangkit listrik bertenaga mesin gas tersebut berkapasitas masing–masing 3,3 Megawatt dan akan dipasang sebanyak empat buah pada pembangunan tahap II.

PT Lamong Energi Indonesia direncanakan bukan hanya sebagai penyedia listrik ramah lingkungan, namun juga akan bergerak di bidang utilitas. Pengolahan air dan limbah, pendistribusian gas serta broadband akan menjadi pelayanan penunjang yang disediakan oleh anak perusahaan pertama milik Terminal Teluk Lamong tersebut.

Perencanaan jangka panjang PT Lamong Energi Indonesia diperuntukkan sebagai penyedia listrik dan utilitas pada kawasan industri dan pelabuhan di seluruh Indonesia.

“Terminal Teluk Lamong dan wilayah Pelabuhan Tanjung Perak akan menjadi pelabuhan dan kawasan industri percontohan yang menggunakan bahan bakar listrik dan ramah lingkungan di Indonesia,” pungkas Prasetyadi.