Pelayaran Taiwan Tertarik Masuk Teluk Lamong

Pelayaran Taiwan Tertarik Masuk Teluk Lamong

Kalahiran Terminal Teluk Lamong (TTL) bukan hanya menyedot perhatian kalangan pengusaha pelayaran lokal. Operator kapal internasional juga sangat berminat menyandarkan kapalnya di pelabuhan ramah lingkungan tersebut. Salah satunya adalah pelayaran Taiwan.

Humas PT Terminal Teluk Lamong, Wara Dijatmika mengatakan, beberapa pelayaran operator kapal petikemas domestik sudah memberikan komitmen bekerjasama dengan TTL. Mereka secara rutin akan menyandarkan kapalnya di terminal modern tersebut. Diantaranya, PT Meratus Line dan PT Salam Pasific Indonesia Line (SPIL).

Nama Teluk Lamong, kata Wara-panggilan akrab Wara Dijatmika, telah men-dunia. Pejabat Dirjen Perhubungan dan Transportasi Pemerintahan Taiwan bersama sejumlah operator kapal petikemas Taiwan melakukan kunjungan ke TTL (27/8).

Rombongan pejabat Taiwan dipimpin oleh Deputy Director General Maritime and Port Bureau, Mr Lin Chang Huei dan Chieft of SectionMinsitry of Transportation and Communication, Mr Huang Wu Chiang. Sementara dari pelayaran ikut hadir pimpinan Yang Ming Line dan Evergreen Taiwan.

Mereka disambut Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, Prasetyadi, Direktut Tehnik dan Operasi, Agung Kresno Sarwono dan Kepala Humas, Wara Dijatmika.

“Jadi bukan hanya pelayaran lokal saja yang ingin masuk Teluk Lamong. Beberapa pelayaran asal Taiwan bersama Dirjen Perhubungan dan Transportasi Taiwan sudah melakukan kunjungan bersama di Teluk Lamong. Mereka menyatakan cukup puas dengan fasilitas di Teluk Lamong,” kata Wara.

Menurut Wara, Terminal Teluk Lamong menggunakan sistem online. Sehingga para pengguna jasa cukup mengakses melalui jaringan internet dan tidak butuh hadir di kantor Teluk Lamong.

Sementara fasilitas peralatan operasional hampir semuanya menggunakan tenaga listrik, termasuk alat bongkar muat di dermaga. Konsep ramah lingkungan juga diterapkan pada layanan jasa angkutan darat. Semua trailer pengangkut petikemas di dalam terminal menggunakan bahan bakar gas (BBG).           

“Kami presentasikan mulai ketersediaan fasilitas sampai operasional di lapangan. Meraka kagum dan puas ketika melihat secara langsung kondisi lapangan dan dermaga modern Teluk Lamong,” imbuh Wara. (wh)