Pelantikan Karwo Bakal Dihadiri Sembilan Menteri

Pelantikan Karwo Bakal Dihadiri Sembilan Menteri
Soekarwo dan jajaran Formpimda meninjau lokasi pelatikan.

Sembilan menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu bakal menghadiri pelantikan pasangan Gubernur Jatim Soekarwo dan Saifullah Yusuf. Pelantikan bakal digelar di Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura Surabaya, Rabu (12/2/2014).

Keseembilan menteri yang diundang tersebut, Menteri Dalam Negeri, Menteri Koperasi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menkopolhukam, Menko Perekonomian, serta Menteri Agama. Selain itu, pelantikan juga bakal dihadiri sebanyak 13  Gubernur  dari Jawa, Bali, Kalimantan dan Nusa Tenggara.   

“Dari 13 gubernur yang kami undang, baru satu yang berhalangan hadir yaitu Gubernur Kalimantan Tengah, sedangkan sisanya termasuk Jokowi, Gubernur DKI kemungkinan akan hadir dalam pelantikan tersebut,” ujar Sukardo, Sekretariat Dewan DPRD Jatim, Selasa (11/2/2014).

Para tamu ini akan berbaur  bersama sekitar 750 undangan. Mulai Bupati dan Walikota se Jatim, ketua KPU dan Panwaslu,  Akademisi, LSM dan undangan lainnya. “Kami tidak bisa mengundang banyak orang karena ruang paripurna memang sempit,” ujarnya.

Biasanya, ruang paripurna hanya mampu menampung maksimal 500 orang. Tapi untuk pelantikan kali ini, ruang tersebut disetting khusus sehingga mampu menampung 750 kursi. Pelantikan akan dimulai pukul 09.00 WIB dan dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Rencananya, pelantikan akan berakhir pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, untuk pengamanan pelantikan, sebanyak tiga ribu personel gabungan akan diterjunkan. Personel sejumlah itu akan ditempatkan di tiga lokasi yaitu di Gedung DPRD Jawa Timur, Gedung Negara Grahadi, serga Kantor Gubernur Jl Pahlawan.

Di Gedung DPRD Jawa Timur, disiagakan 1.099 personel yang terdiri dari 225 personil Polda Jawa Timur, 626 anggota Polrestabes Surabaya, dan 100 personel TNI AD. Di Gedung Grahadi, ada 845 personel yang disiagakan, 340 personel dari Polda Jawa Timur, 305 personel Polrestabes Surabaya, dan 200 personel dari Polres Sidoarjo.

Sedangkan di Kantor Gubernur, ditempatkan 734 personel. 225 personel dari Polda Jatim, 109 personel Polrestabes Surabaya, 200 anggota Polres Bangkalan, dan 200 personel dari Polres Gresik. Sementara di gedung PN Surabaya, ditempatkan 379 personel, 105 personel dari Polda Jatim, 39 personel Polrestabes Surabaya, dan 200 personel dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Sementara itu untuk pola arus lalu-lintas yang akan ditutup yaitu dibagi menjadi empat sasaran yaitu simpang tiga Jl. Bubutan-Jl. Indrapura ditutup, dan dialihkan ke Jl. Kebunrojo-Jl. Pahlawan. Dari Jl. Veteran yang mengarah ke Jl. Indrapura juga dilakukan penutupan dan dialihkan ke Jl. Pahlawan atau ke arah Semut Kali. Sedangkan dari arah Pasar Turi yang melintas ke Jl. Indrapura diarahkan ke Jl Bubutan-Dupak.

Sementara dari arah Jl. Kepanjen yang melintas ke Jl. Indrapura dibuat contra flow melalui depan kantor pos menuju Jl. Pahlawan. “Rencana penutupan memang ada. Namun, hanya skala prioritas saja, dan nantinya akan ditutup mulai dari Jl. Bubutan menuju ke Gedung DPRD Jatim,” ujarnya.(ram)