Pelanggan XL di East Region Naik 22 Persen

Pelanggan XL di East Region Naik 22 Persen

Paket tarif yang ditawarkan XL sepanjang 2013 mampu mendongkrak jumlah pelanggan hingga 22 persen. Berdasarkan data XL East Region (Jatim-1, Jatim-2, Bali, Nusa Tenggara Barat) tercatat 11,4 juta. (Data terakhir hingga pertengahan Desember 2013).

Corporate Communication XL East Region, Putro Pamungkas menyebutkan data kenaikan itu sudah termasuk data pelanggan reguler dan pelanggan data internet. “East Region ini terdiri dari empat wilayah, Jatim-1, Jatim-2, Bali, dan Nusa Tenggara Barat,” ujarnya, Sesala (7/1/2013).

Putro mengungkapkan, ada dua alasan yang menyebabkan kenaikan jumlah pelanggan. “Yang pasti pelayanan, kita tingkatkan seperti coverage (jangkauan) semakin bagus dan penjualan paket data,” katanya.

Menurut Putro, pada akhir November 2013, XL telah melakukan modernisasi sinyal 2G. Modernisasi ini mengganti dengan kapasitas yang lebih gede. Tujuannya untuk memberi pelayanan kepada pelanggan yang belum memiliki jaringan 3G, bisa memanfaatkan 2G.

Terdongkraknya jumlah pelanggan XL di East Region ini juga tertolong paket data internet. “Memang secara jumlah pelanggan data internet ini masih rendah kalau dibanding pelanggan reguler,” jelasnya .

Data XL East Region untuk Jatim-1 (Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Jombang) tercapai 388 ribu. Jumlah itu terdiri dari pelanggan paket BlackBerry 99 ribu dan pelanggan paket internet 295 ribu.

Sementara untuk Jatim-2 (Malang, Blitar, Kediri, Tulungagung, Jember, Banyuwangi) total 179 ribu. Jumlah itu sudah terdiri dari pelanggan data BalckBerry 34 ribu dan pelanggan internet 145 ribu. Demikian juga dengan Bali tercapai 292 ribu yang meliputi BalckBerry 121 ribu dan internet 171 ribu. Sedangkan NTB total 139 ribu yang meliputi pelanggan BlackBerry 32 ribu dan internet 107 ribu.

Putro mengungkapkan, pelanggan reguler ini berbeda dengan pelanggan BlackBerry dan pelanggan internet. “Untuk pelanggan reguler ini bisa pelanggan baru, atau pelanggan yang tidak menggunakan data internet maupun BlackBerry tetapi masih berselancar di internet,” pungkasnya. (wh)