Pelaku Usaha Dituntut Mampu Manfaatkan Dunia Digital

Pelaku Usaha Dituntut Mampu Manfaatkan Dunia Digital

Chandra Oratmangun menghadiri road show di Kecamatan Rungkut. foto: arya wiraraja/enciety.co

Road Show Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya 2019 memasuki tahap akhir. Titik ke-31 gelaran periodik tersebut digelar di Kecamatan Rungkut, Minggu (27/10/2019).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya Chandra Oratmangun yang membuka acara menegaskan, program yang digagas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sejak tahun 2010 ini bertujuan menggerakkan mesin kedua ekonomi keluarga.

“Tuntutan ekonomi makin besar. Jadi, Bu Risma sebagai wali kota ingin ibu-ibu ini dapat lebih berdaya. Lewat Pahlawan Ekonomi Bu Risma ingin ibu-ibu dapat menjadi pelaku usaha dan membantu perekonomian keluarga,” kata Chandra.

Kata dia, tantangan ke depan makin besar. Terutama di Kota Surabaya. Saat ini, masyarakat dihadapkan dengan revolusi industri 4.0, Di mana perkembangan teknologi sangat mempengaruhi perekonomian.

“Di Pahlawan Ekonomi, selain dibekali pelatihan teknis juga ada pelatihan digital marketing, manajemen keuangan, dan lain sebagainya,” jabar Chandra.

Terutama pelatihan digital marketing. Menurut dia, pelatihan ini membantu untuk bisa berjualan menggunakan instrumen digital. Seperti diketahui, dunia digital adalah tempat yang sangat potensial melakukan pemasaran dan transaksi. “Jadi pelaku usaha bisa memaksimalkannya,” cetus dia.

Selain penjualan lewat digital, Chandra juga menyinggung penjualan secara konvensional. Di mana, Pemerintah Kota Surabaya telah menyiapkan Setra UKM di beberapa titik strategis.

“Kami juga punya beberapa program pameran. Di antaranya Mlaku-Mlaku Tunjungan dan bazar. Semua itu kami sediakan gratis. Makanya, sayang jika tidak dimanfaatkan dengan baik,” tutur Chandra. (wh)