Pelajaran Finishing Tas Ransel Sulam Pita

Pelajaran Finishing Tas Ransel Sulam Pita

Yayauk Siurat dengan tas hasil pelatihan.foto:arya wiraraja/enciety.co

Setelah melalui empat kali pertemuan, pelatihan cluster handicraft tas & dompet Pejuang Muda Surabaya masuk tahap finishing membuat tas ransel sulam pita.

Menurut Yayuk Surat, mentor pelatihan, tas ransel standar berdimensi 23 cmx 13 cmx 20 cm ini, terbuat dari bahan kain kulsin.

“Setelah fase merancang pola dasar, pecah pola, memilih dan memotong bahan, peserta diajak menjahit. Setelah setengah jadi, baru diarahkan untuk membuat hiasan sulam pada bagian depan tas. Pascasemua fase ini,peserta diajak finishing produk,” tegas Yayuk disela acara pelatihan yang digelar di Kaza City Mall, Sabtu (5/10/2019).

Menurut Yayuk, di fase finishing peserta diajari memasang kawat resleting, merapikan jahitan di bagian pinggiran tas, punggung tas dan menguatkan jahitan di bagian sambungan tali ransel tas.

“Pengecekan kembali dan penguatan jahitan ini dimaksudkan untuk menjaga kualitas produk. Semacam quality control. Boleh dibilang hukumnya wajib bagi pelaku usaha handicraft jika ingin produknya diterima pasar,” cetus Yayuk.

Selain mengecek jahitan, imbuh dia, peserta juga diarahkan untuk merapikan hasil sulaman. Mulai komposisi warna sampai teknik sulam pita yang dilakukan harus sesuai desain yang telah ditentukan sebelumnya.

“Intinya supaya hasilnya produknya sempurna wajib detail. Kerapian juga tidak luput dari perhatian kita. Rapikan sulaman dengan cara memotong pita yang menjuntai. Kita juga bisa menambahkan sulaman sehingga karakter yang kita buat dari sulaman terlihat rapi dan menarik,” paparnya. (wh)