Pelabuhan Tanjung Emas Pasang Gate Otomatis

Pelabuhan Tanjung Emas Pasang Gate Otomatis

foto:humas pelindo III

Pelabuhan Tanjung Emas terus berbenah. Selain Terminal Penumpang yang sebelumnya diperuntukan sebagai gudang, kini telah disulap menjadi bangunan layaknya mall. Gebrakan baru ini telah diciptakan oleh Tri Suhardi, General Manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Tanjung Emas.

Sebelum Kantin “Podomoro” didirikan, sejumlah PKL menempati trotoar dan ruang tunggu kendaraan truk di Jalan Deli untuk menjajakan makanan mereka. Bermodalkan terpal dan meja kursi mereka tak gentar menggelar jajanan mereka untuk supir truk dan anak buah kapal. Meskipun anggota Port Security kerap memberi peringatan dan menegur mereka, namun beberapa hari kemudian PKL tersebut tetap nekad berjualan di area tersebut.

Namun kini ada pemandangan berbeda di jalan deli tersebut, sebuah bangunan disulap menjadi kantin bernama “Podomoro” dan area sekitar pelabuhan menjadi bersih dari PKL.

Tri Suhardi mengatakan bahwa dirinya memang sengaja membuat kantin untuk menampung PKL tersebut. “Supir truk dan ABK tak perlu jauh – jauh lagi untuk mencari makanan, karena PKL tersebut telah kami tampung di kantin yang juga berfungsi sebagai ruang tunggu supir,” jelasnya, Selasa (25/10/2015).

Biaya sewa kantin dibebaskan oleh Manajemen Pelindo III Tanjung Emas kepada 17 PKL yang menempati stan berukuran 3x3m tersebut.

“Mereka hanya membayar biaya listrik dan air tiap bulannya,” imbuh Tri Suhardi.