Pelabuhan Loren Say Maumere Mulai Dikembangkan

Pelabuhan Lauren Say Maumere Mulai Dikembangkan
foto: pwarta.com

Pelabuhan Loren Say Maumere mulai kembali dikembangkan dengan ditandai peresmian pintu gerbang (gate) dan lapangan penumpukan (Container Yard (CY), Sabtu (30/5/2015).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera. Turut hadir dalam peresmian Direktur SDM dan Umum PT Pelindo III Toto Heliyanto,  Ketua DPRD Sikka dan KSOP Pelabuhan Maumere.

Dalam laporannya GM Pelabuhan Maumere Bahara mengatakan bahwa sesuai dengan Rencana Induk Pelabuhan (RIP), Pelindo III akan terus melakukan pembangunan fasilitas Pelabuhan  tersebut hingga tahun 2020 mendatang.

Di antaranya penambahan panjang dermaga III dari Panjang 60 meter menjadi 200 meter. “Relokasi dan pembangunan Terminal Penumpang baru yang khusus dibangun untuk pelayanan kapal penumpang dan kapal roro yang terpisah dengan kegiatan kapal barang dan petikemas. Guna menunjang pelayanan Kapal penumpang dan roro direncanakan juga akan dibangun dermaga sepanjang 220 meter,” terang Bahara.

Pelabuhan Maumere terus menunjukkan tren peningkatan, berdasarkan data internal PT Pelindo III realisasi kunjungan kapal sepanjang tahun 2014 tercatat kapal petikemas sebanyak 78 unit,  kapal general cargo 280 uni, kapal penumpang 94 unit dan kapal pesiar sebanyak 2 unit. Pembangunan fasilitas gate dan lapangan penumpukan petikemas di Pelabuhan Maumere salah satunya dipicu oleh peningkatan arus petikemas.

Sejak dibuka tahun 2009 lalu, arus petikemas di Pelabuhan Maumere terus meningkat.  Menurut catatan kami di tahun 2009 hanya tercatat 58 TEUs petikemas.

Tahun 2010, tercatat 5.786 TEUs, tahun 2011 tercatat 10.178 TEUs, tahun 2012 tercatat 15.739 TEUs, tahun 2013 tercatat 17.921 TEUs.

Pada 12 Desember 1992 pukul 14.00 WITA, terjadi tsunami di Kabupaten Sikka, termasuk Pelabuhan Loren Say (L-Say) ikut terkena tsunami. Pada tahun 1993, Pelabuhan Maumere mulai dibangun lagi. (wh) ‎