Pekerja Outsourcing BUMN Diangkat Jadi Karyawan Tetap

Pekerja Outsourcing BUMN Diangkat Jadi Karyawan Tetap

 

Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan DPR akhirnya sepakat akan mengangkat semua pekerja outsourcing di sejumlah BUMN menjadi karyawan tetap.

Mereka juga sepakat untuk kembali mempekerjakan kembali semua pekerja outsourcing yang sudah dan sedang dalam proses pemutusan hubungan kerja (PHK) pada posisi semula. Kesepakatan itu tertuang dalam hasil Rapat Kerja Komisi IX DPR dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Selasa (4/3/2014).

Nova Riyanti Yusuf, salah satu anggota pimpinan Komisi IX DPR, mengatakan, sebelum proses pengangkatan tersebut dilakukan, Kementerian BUMN dan Kemenakertrans akan membentuk satuan tugas (satgas) yang merupakan gabungan dari kedua kementerian tersebut untuk menyelesaikan proses pendataan sampai dengan pengangkatan pekerja outsourcing di perusahaan BUMN.

Satgas akan diberikan waktu tiga bulan untuk menyelesaikan permasalahan outsourcing di perusahaan BUMN.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan akan menjalankan kesepakatan tersebut walaupun selama ini kementeriannya sudah berusaha untuk menyelesaikan permasalahan outsourcing di perusahaan BUMN. Dia menyatakan tidak bisa melakukan intervensi pada perusahaan milik negara terkait dengan persoalan masalah ketenagakerjaan alih daya (outsourcing).

Menurut Dahlan, ada aturan yang mengatur persoalan pengangkatan karyawan perusahaan merupakan tanggung jawab direksi. “Ada yang menganggap bahwa saya harus intervensi ke perusahaan-perusahaan langsung. Minta maaf saya tidak boleh melakukan itu, meskipun tetap harus diselesaikan,” ujarnya. (ktn/bh)