Pegadaian-Telkom Layani Remitansi

 

Pegadaian-Telkom Layani Remitansi

PT Pegadaian (Persero) bekerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) melayani remitansi. Usaha ini sebetulnya sudah lama dikembangkan PT Pegadaian bersama Western Union, tetapi dengan Telkom baru saja dijalankan sejak akhir tahun lalu.

Deputi Bisnis Surabaya I Hakim Setiawan mengungkapkan usaha ini inline dengan produk PT Telkom, E-Money. Kerjasama ini menguatkan posisi PT Pegadaian sebagai penyedia jasa pengiriman dan penerimaan uang non perbankan.

“Remitansi ini sudah berjalan dan baru Hong Kong yang sudah kita layani bersama PT Telkom,” katanya, Minggu (18/5/2014).

Hakim belum bisa menyebut target transaksi atau penerimaan uang setiap tahunnya. Sebab, layanan ini tergolong baru bersama Telkom, meskipun bersama Western Union sudah terjalin kerjasama.

PT Pegadaian memiliki sekitar 4.700 outlet secara nasional untuk melayani remitansi. Menurut Hakim, kerjasama antara Pegadaian dengan Telkom ini memudahkan pekerja Indonesia di luar negeri untuk mengirim atau menerima uang.

Layanan ini tidak mewajibkan pengirim atau penerima memiliki rekening di Bank. “Transaksi bisa melalui perwakilan di setiap negara yang sudah ditunjuk. Dalam hal ini Hong Kong sudah memiliki perwakilan,” urainya.

Ke depan pihak Pegadaian akan terus mengembangkan bisnis remitansi ini disejumlah negara. Salah satunya adalah Malaysia, Taiwan, dan Arab Saudi. Dipilihnya tiga negara ini tidak lepas dari banyaknya pekerja asal Indonesia.

PT Telkom menyebutkan transaksi hingga awal Mei lalu sudah mencapai Rp 50,2 miliar. Jumlah itu dihitung sejak kerjasama antara PT Telkom dengan Pegadaian September 2013. Dimana setiap transaksi mencapai rata-rata Rp 2-3 juta per transaksi.

Pengembangan loket ini diharapkan mencapai 35.000 Electronic Delivery Financial Agent (EDFA) hingga akhir tahun 20104. Saat ini baru terdapat 12.778 EDFA untuk melayani transaksi pengiriman uang. (wh)