Pegadaian Target Penyaluran Kredit Rp 3 T

 

Pegadaian Target Penyaluran Kredit Rp 3 T

Perum Pegadaian Kantor Wilayah Jatim optimistis target pertumbuhan outstanding loan bisa tumbuh sekitar 2 persen. Mengacu hasil pada Mei lalu, pertumbuhan penyaluran kredit mencapai 2 persen atau realisasinya sekitar Rp 3 triliun.

Angka tersebut didorong oleh tingginya kontribusi gadai yang menyentuh angka 87 persen. Sedangkan layanan lain seperti ritel, remitansi, dan emas pada kisaran 13 persen kontribusinya.

Hakim Setiawan, Deputi Bidang Bisnis Surabaya 1 Perum Pegadaian Wilayah XII Surabaya, mengungkapkan tahun ini diharapkan bisa mencapai 2persen rata-rata pertumbuhan perbulan.

“Salah satu yang kita harapkan naik adalah program Kemilau Emas. Program ini memiliki potensi yang cukup tinggi untuk investasi jangka panjang, karena zero inflasi,” tandas Hakim.

Dia menambahkan emas memiliki banyak program yang ditawarkan Perum pegadaian. Seperti gadai, konsinyasi, arisan emas, dan terakhir adalah Kemilau Emas.

Khusus untuk Kemilau Emas ini, Pegadaian memiliki program penjualan emas dengan hadiah 1 kg emas dan umroh. Untuk hadiah umroh ini khusus untuk emas syariah. Setiap pembelian emas, akan kita beri nomor undian, yang diundi setiap enam bulan sekali.

Sementara untuk Kemilau Emas memang program baru. Tetapi untuk Kemilau Emas ini diupayakan bukan untuk meningkatkan outstanding loan. Kemilau Emas diupayakan untuk mendorong transaksi penjualan emas.

“Program ini memang baru, dan kita belum bisa memprediksi berapa persen kontribusi, maupun pertumbuhannya,” urainya. Sejalan dengan itu, Pegadaian juga melayani emas produksi milik PT Aneka Tambang, maupun milik Pegadaian sendiri.

Hakim menjelaskan, posisi jelang Ramadan dan Lebaran tahun ini bisa mendorong pertumbuhan outstanding loan. “Posisi pertengahan bulan ini sudah terlihat kenaikannya karena momennya jelang bulan puasa. Hampir semua lini sudah menunjukkan trend peningkatannya,” ujar Hakim. (wh)