Pegadaian Target Jual Emas Rp 2,6 T

Pegadaian Target Jual Emas Rp 2,6 T

 

Sepanjang  2014 ini, Pegadaian menargetkan menjual emas  sebanyak Rp 2,6 triliun.Target ini optimistis tercapai seiring dengan tren kenaikan harga emas.  Sampai Februari lalu, Pegadaian mampu menjual emas sampai Rp 780 miliar. Atau setara dengan 30 persen dari target yang dipatok. “Kami optimistis mampu mencapai target tersebut. Tren sedang bagus,” terang Direktur Utama Pegadaian Suwhono.

Angka penjualan ini setara dua kali lipat daripada penjualan emas di tahun lalu. Optimisme Suwhono berdasarkan pada tren tahunan masyarakat yang lebih banyak berbelanja emas pada periode ini, ketimbang periode berikutnya.

Nah, untuk memaksimalkan penjualan, Pegadaian sudah menyiapkan strategi, mulai dari memperbaiki kualitas layanan, serta gencar berpromosi. Soal promosi, Pegadaian, misalnya, menyiapkan sejumlah iklan kreatif serta menggelar sosialisasi investasi emas kepada berbagai komunitas, termasuk ke kalangan anak muda. “Anak muda mulai banyak yang tertarik emas,” ujarnya.

Pegadaian juga mematangkan rencana pembentukan agen Pegadaian untuk penjualan emas. Dengan iming-iming fee bagi agen, Suwhono yakin langkah ini bakal cukup efektif menjangkau pasar yang lebih luas. “Kami masih menghitung berbagai hal teknis,” tambahnya.

Boleh jadi, optimisme Pegadaian ini bisa klop dengan targetnya asalkan harga emas terus meroket. Maklum, target Pegadaian tahun lalu tak kesampaian gara-gara harga emas merosot tajam.

Sebagai gambaran, tahun lalu, harga emas turun sedalam 30 persen. Akibatnya, Pegadaian tak memenuhi target laba sebesar Rp 2,2 triliun. “Laba kami tahun lalu sekitar Rp 1,90 triliun,” ungkap Suwhono.

Nah, apabila harga emas terus naik sepanjang tahun ini, Pegadaian optimistis bisa meraih target laba sebesar Rp 2,2 triliun alias sama dengan target tahun lalu. (bns/ram)