Peer To Peer Investment Bakal Jadi Lonjakan Bisnis

Peer To Peer Investment Bakal Jadi Lonjakan Bisnis

Kresnayana Yahya. foto: arya wiraraja/enciety.co

Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya menegaskan, Peer To Peer Investment menjadi salah satu role model dalam bisnis. Salah satu contohnya bisnis kopi yang saat ini digandrungi anak-anak muda.

“Konsepnya sederhana, ada sekitar 15 anak muda patungan beli satu franchise kopi. Dengan model ini, anak-anak muda ini jadi lebih bangga melakoni usaha. Tidak hanya sekadar memiliki bagian saham, tapi juga ikut mengendorse, ikut menikmati, dan mencintai produknya,” ujar Kresnayana Yahya dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (22/11/2019).

Kresnayana percaya, Peer To Peer Investment bakal terjadi lonjakan di dunia bisnis. Selain itu, lembaga keuangan juga dapat terangkat. Role model ini juga dapat digunakan pelaku usaha kecil menengah (UKM).

“Pelaku UKM dapat meningkatkan awareness masyarakat. Lantas, dengan role model ini kami juga berharap masyarakat juga lebih cerdas melakukan investasi. Artinya, kami ingin masyarakat juga dapat terjun didalam sektor investment yang lebih produktif,” cetus Bapak Statistika Indonesia itu.

Kresnayana menjelaskan jika role model bisnis tersebut merupakan salah satu langkah tepat dilakukan oleh pelaku UKM. Dia lalu mencontohkan, jika ada satu pelaku UKM yang memiliki satu toko, pelaku UKM tersebut bakal sulit mengembangkan tokonya. Beda halnya jika pelaku UKM berani membuka lima cabang, lantas empat cabang tokonya dikembangkan lewat franchise, secara otomatis usaha tersebut punya peluang berkembang lebih besar.

“Jika Anda kerja sendiri jelas sangat sulit berkembang. Jika Anda punya lima toko cabang yang empat di antaranya dikerjasamakan, usaha Anda akan lebih cepat tumbuh. Customer capturing dan brand yang lebih cepat dikenal masyarakat,” paparnya. (wh)

Berikan komentar disini