Pedagang Minta Pemkot Surabaya Batalkan BOT PT Gala Bumi Perkasa

Pedagang Minta Pemkot Surabaya Batalkan BOT PT Gala Bumi Perkasa
Suasana Pasar Turi Baru yang masih sepi, Jumat (18/3/2016). foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Para pedagang Pasar Turi lama mengaku bersyukur atas dibatalkannya acara Grand Opening Pasar Turi Baru yang direncanakan digelar hari ini, Jumat (18/3/2016). Mereka yang berencana akan melakukan demo dengan menutup Pasar Turi Baru akhirnya tidak jadi karena acara Dahsyat dibatalkan.

H Syukur, salah satu dari perwakilan pedagang Pasar Turi, mengatakan pembatalan acara tersebut karena tidak adanya izin dari pihak terkait.

“Kegiatan pembukaan ini kan tidak ada izin keramaian jadi pantas bila harus bubar. Tapi yang terpenting adalah tersangka yang telah ditetapkan oleh pihak Polda Jatim seharusnya ditahan,” tegas Syukur.

Dengan belum ditahannya tersangka dari PT Gala Bumi Perkasa, Syukur menggangap bahwa persoalan Pasar Turi belum akan tuntas. Sebab, investor Pasar Turi Baru ini dianggap tidak memenuhi semua persyaratan yang ada. Di antaranya IMB dan belum adanya mechanical electric.

Selain itu, menurut dia , Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga harus membatalkan Build Operate and Transfer (BOT) dengan investor dari PT Gala Bumi Perkasa.

“Pemkot harus memutuskan BOT Pasar Turi Baru dengan PT Gala Bumi Perkasa. Karena jaminan Rp 200 miliar mereka tidak tersedia dan asuransinya tidak ada. Padahal BOT seharusnya dilengkapi oleh investor kepada pemerintah,” tegasnya. (wh)