Pecahan Uang Logam Rp 1.000 Digarap Perusahaan Kanada

uang logam

Bank Indonesia (BI) telah melaksanakan tender internasional dalam rangka pengadaan bahan baku uang logam pecahan Rp 1.000. Tender dimenangkan perusahaan asal Kanada dan diproduksi atau dicetak oleh Perum Peruri.

Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan Departemen Pengelolaan Uang BI, Yudi Harymukti mengungkapkan, BI sudah menerbitkan uang logam receh pecahan Rp 1.000 pada 2010. Namun untuk pertama kalinya, BI mengeluarkan uang logam Rp 1.000 berbahan baku nikel plated steel.

“Hasilnya uang logam bergambar Gedung Sate dan angklung. Ini bukan kerjasama dengan perusahaan Kanada, tapi kebetulan tender pengadaan bahan baku blanks koin Rp 1.000 ini dimenangkan perusahaan di Kanada,” jelasnya.

Yudi mengatakan, BI rutin menggelar tender internasional untuk pengadaan bahan baku uang. Sementara produksi atau proses percetakan dilakukan oleh Perum Peruri.

Pasalnya, dia menambahkan, BI mempunyai tugas mengelola peredaran uang, mulai dari perencanaan, tender, pembelian bahan baku, cetak sampai mengedarkan uang. “Nah ini buat pengiriman tahun ini. Kami enggak bisa sebutkan volumenya, itu rahasia. Jadi setelah mengedarkan, kami juga menerima uang kertas yang lusuh atau masyarakat dapat menukar uang logam rusak dengan yang baru,” terang Yudi. (lp6)