Pecah Lambung, KM Dewaruci Rugi Rp 5 Miliar

Pecah Lambung, KM Dewaruci Rugi Rp 5 MiliarInsiden terjadi di Perarairan Gresik, Sabtu (4/1/2013) dinihari. KM Dewaruci Jaya yang mengangkut 1.100 ton semen, pecah lambung setelah bertabrakan dengan kapal bermuatan kontainer.

Akibatnya, KM Dewaruci tenggelam di dekat Pelabuhan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Petrokimia Gresik. Seluruh muatan semen nyaris karam. Penyebab kecelakaan masih diselidiki oleh penyidik Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik.

Kepala Seksi Kepelabuhanan Administrator Pelabuhan (Adpel) Gresik Nanang Afandi mengatakan, KM Dewaruci Jaya akan berangkat menuju Ketapang, Kalimantan Barat untuk mengirim semen. “Waktu sampai di Pelabuhan Petro (PT Petrokimia Gresik), kapal terseret arus cukup deras lalu menabrak kapal lain,” ungkapnya.

Setelah tabrakan, kata Nanang, nakhoda kapal Syamsuddin Njoned mengubah haluan ke arah Pelabuhan Umum Gresik.  Dari hasil pemeriksaan nakhoda kapal, disebutkan jika ada satu ABK hilang. Namanya Achmad Yusuf, berprofesi sebagai koki kapal. Ketika kejadian, Ahcmad Yusuf bersama peralatan masaknya berada di kontainer KM Dewaruci Jaya yang tenggelam.

“Penumpang kapal seluruhnya berjumlah 12 orang. Setelah kontainer ditemukan, satu ABK yang hilang berhasil ditemukan. Jadi, seluruhnya selamat,” ungkap Nanang.

Dia mengungkapkan, saat ini, KSOP sudah melakukan beberapa tindakan mengantisipasi dampak karamnya KM Dewaruci Jaya ini. “Kami meminta kapal yang ada di sekitar menjauh. Selain itu, untuk mengantisipasi pencemaran akibat BBM kapal yang tumpah, kita menggunakan oil boam,” jelas Nanang.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Ayub Diponegoro Azhar mengatakan, KM Dewaruci Jaya kehilangan satu kontainer.”Kami perkirakan kerugiannya mencapai lima miliar rupiah,” tukasnya.

Untuk penyelidikan, polisi menunggu hasil pemeriksaan dari KSOP Gresik. “Sementara untuk pencarian korban akan dilakukan petugas gabungan dari Satpol Air dan KSOP,” ujar AKP Ayub. (wh)