PE Surabaya: Warga Karang Pilang Pelopori Paguyuban UMKM

PE Surabaya: Warga Karang Pilang Pelopori Paguyuban UMKM
Kepala Bapemas dan KB Surabaya, Nanis Chairani saat memberikan apresiasi kepada warga dengan mengunjungi setiap stan UMKM Pahlawan Ekonomi di Karang Pilang Surabaya, Kamis (23/10/2014).

Tidak hanya semangat dalam menggelorakan Pahlawan Ekonomi (PE) 2014, warga Karang Pilang juga punya cara tersendiri untuk menyatukan semangat menjadi pengusaha. Ini dibuktikan mereka dengan membuat Paguyuban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) karang Pilang Bersatu.

Kepala Camat Karang Pilang Budi Hermanto mengaku paguyuban yang dipelopori oleh warga Karang Pilang bernama Supardi itu kini telah memiliki sedikitnya 54 anggota UMKM. Semua anggotannya itu juga diajak masuk menjadi Pahlawan Ekonomi di kecamatannya.

“Intinya kami membantu agar mereka tetap konsisten dengan usahanya dengan semangat kebersamaan. Kami juga rutin membantu para UMKM PE 2014 untuk memasarkan produk dengan membeli produknya dan memasarkan brosurnya di kantor kecamatan,” jelasnya kepada enciety.co, Kamis (23/10/2014).

Ide kreatif ini diakui oleh Supardi, bahwa paguyuban yang ia rintis sebagai bentuk untuk menggelorakan semangat Pahlawan Ekonomi di kecamatan Karang Pilang. “Sampai saat ini kami punya lima kategori produk yang berkelanjutan menjadi bisnis usaha,” katanya.

Ke lima produk unggulan paguyubannya tersebut, mulai dari handy craft, makanan siap saji, makanan kemasan, dan aneka UMKM bentuk jasa. Hampir dari seluruh produk paguyuban Karang Pilang tersebut pernah mengikuti berbagai pameran baik di dalam kota, hingga level nasional.

Ditambahkan oleh Budi, selain memasarkan di lingkup pemerintahan kecamatan, Budi juga mengajak warganya untuk menggunakan produk-produk PE Surabaya. Di antaranya dengan memakai sabun colek sampai kecap buatan warga sendiri.

“Betapa pun besarnya barang impor masuk Surabaya, kalau warga kita sudah dibekali pola pikir untuk memakai produk buatan sendiri pasti mereka juga akan kalang kabut. Pasti barang-barang impor tersebut akan di bawah kembali ke negaranya,” jelasnya.

Gerakan paguyuban ini pun mendapatkan sentimen dari Kepala Bapemas dan KB Surabaya, Nanis Chairani yang saat itu menghadiri Road Show (PE) 2014 di Kecamatan Karang Pilang, Surabaya. Menurut dia, langkah warga Karang Pilang untuk membuat paguyuban ini sangat bagus dan bisa ditularkan ke kecamatan lainnya di Surabaya. (wh)