PDIP Beri Pernyataan Resmi Larang Risma Mundur

PDIP Beri Pernyataan Resmi Larang Risma Mundur

 

 

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait isu mundur Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Pernyataan tersebut dibacakan Wakil Ketua Sekjen PDIP di depan Megawati Soekarnoputri di Terminal VIP Bandara Internasional Juanda, Sabtu (1/3/2014).

 

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tegas tidak mengizinkan Risma mundur dari jabatannya. Berikut poin-poin pernyataan sikap resmi DPP PDIP:

 

1. Bahwa pada tanggal 23 Februari 2014 sudah dilakukan pertemuan antara Megawati Soekarnoputri Ketua Umum DPP PDIP dan Tri Rismaharini Walikota Surabaya. Pada pertemuan itu, Megawati menegaskan tidak mengizinkan Risma mundur. Risma diminta untuk tetap melanjutkan program yang dinilai positif bagi masyarakat Surabaya.

2. DPP PDIP tetap mendukung sepenuhnya soliditas kepemimpinan Surabaya di bawah Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana. DPP menyatakan, berdasarkan rapat dengar pendapat yang dihadiri juga oleh Fraksi PDIP DPR RI di Komisi II, penetapan Wisnu Sakti Buana sudah melalui tahapan hukum dan prosedur yang benar dan sudah ditetapkan oleh PDIP sebagai partai pengusung.

3. PDIP menegaskan seluruh persoalan terkait mundurnya Risma sudah diselesaikan secara musyawarah mufakat. Risma siap untuk mengikuti arahan DPP dan akan tetap bekerja untuk rakyat. Sedangkan Wisnu ditegaskan juga untuk benar-benar membantu tugas wali kota dan melaksanakan seluruh keputusan yang diambil wali kota.

 

Untuk diketahui, isu mundur Wali Kota Tri Rismaharini telah menjadi bola panas. Berbagai elemen masyarakat di Surabaya bereaksi dengan menyatakan menolak Risma mundur.(wh)