Pasokan Melimpah, Harga Cabai Jeblok

 

Pasokan Melimpah, Harga Cabai Jeblok

Sempat mengalami sedikit lonjakan di minggu pertama Ramadan, harga cabai rawit, Rabu (23/7/2014), justru jeblok ke level Rp 7 ribu per kilo gram. Akibatnya, rata-rata pedagang di Pasar Keputran Surabaya menimbun cabai hingga satu ton per hari.

Padahal, Selasa (22/7/2014), harga cabai masih dikisaran Rp 12 ribu per kilo gram. Namun dikatakan satu di antara pedagang cabai Pasar Keputran, Anas (30) harga cabai merosot pada Rabu pagi. “Biasanya harga cabai rawit stabil. Tapi entah hari ini justru anjlok,” ujarnya.

Tidak menyia-nyiakan momen, Anas mengaku memesan cabai yang dipasok dari Lumajang tersebut hingga satu ton. “Karena tahu merosot saya beli banyak. Bahkan ada yang beli sampai dua ton,” tuturnya.

Meski ia membeli cabai hingga satu ton, Anas tidak khawatir lantaran sudah memiliki pelanggan tetap dari Surabaya. “Ini (cabai) pasti ludes dalam sehari,” katanya.

Hal sama juga diakui pedagang cabai lain, seperti Saminah (45) yang membeli cabai dalam jumlah besar. Meski tak sampai satu ton, Saminah nekat membeli cabai dalam jumlah besar lantaran terjangkau.  “Ya karena murah makanya beli banyak,” tandasnya dalam logat Madura.

Hal sama juga terjadi pada cabai merah yang sempat Rp 7 ribu per kilo gram turun menjadi Rp 5 ribu saja. Namun berbeda, bahan pokok holtikultura jenis bawang merah mengalami kenaikan seribu rupiah, menjadi Rp 15 ribu per kilo gram.

Sementara untuk bawang putih masih stabil pada Rp 11 ribu per kilo gram. Tidak hanya itu, Lebaran tahun ini dipastikan harga bahan pokok stabil. Kentang, telur, kacang, tomat, dan buncis masih terpantau stabil hingga Rabu (23/7/2014). (wh)