Pasien Ebola Pertama Kali asal AS Makin Kritis

Pasien Ebola Pertama Kali asal AS Makin Kritis
foto:nydailynews.com

Amerika Serikat  (AS) benar-benar dibikin pusing dengan serangan virus Ebola. Sejauh ini, AS belum menumukan cara untuk mengatasi virus mematikan ini. Bahkan, seperti dikutip CNN, AS saat ini tengah bertarung untuk memulihkan kondisi Thomas Eric Duncan.  Ini adalah  pasien Ebola pertama kali AS yang kini dalam kondisi kritis.

Pria Liberia itu sebelumnya telah terdaftar sebagai pasien dalam kondisi serius. Juru bicara Rumah Sakit Candace White tidak memberi rincian terbaru mengenai kondisi pria itu.

Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan, Duncan berada dalam perawatan intensif. Sementara itu, sekitar 10 orang yang melakukan kontak dengan Duncan yang masuk kategori “berisiko tinggi” tertular virus Ebola ternyata tidak menunjukkan gejala terserang virus itu.

Kelompok ini adalah bagian dari 50 orang yang dipantau setiap hari oleh tim medis. Namun, 40 orang dianggap “berisiko rendah.” Demikian disampaikan Dr David Lakey, komisaris Departemen Pelayanan Kesehatan Texas.

Disebutkan, sebanyak sembilan orang dipastikan melakukan kontak dengan Duncan, termasuk anggota keluarga dan petugas kesehatan. “Mereka dipantau kesehatannya, dan tidak menunjukkan gejala atau demam,” ujar Dr Tom Frieden, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Ebola kini memang telah menjadi wabah dunia internasional. Menurut catatan WHO, sampai saat ini sudag ada 7.000 orang yang telah terserang virus mematikan ini. Sebagian besar  berada di Afrika Barat.  WHO sudah menetapkan virus ini sebagai darurat internasional. (ram)