Pasca Operasi, Kondisi Bayi Kembar Siam Banyuwangi Membaik

 

Pasca Operasi, Kondisi Bayi Kembar Siam Banyuwangi Membaik

Sehari paska dilakukannya operasi pemisahan, kondisi bayi kembar siam Banyuwangi Rahma Anindita Vani Maulida dan Nurul Anindia Vina Maulida dinyatakan membaik.

Ketua Tim Pusat Penanganan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr. Agus Harianto Spk mejelaskan bahwa kondisi kedua bayi sudah melewati masa kritis paska operasi. Selanjutnya dalam keadaan normal.

“Alhamdulillah, satu hari paska operasi kondisi udah sehat. Sudah tidak pakai alat bantu pernapasan,” jelasnyakepada enciety.co, Kamis (14/8/2014).

Namun, menurut Agus, pihaknya terus mewaspadai adanya pendarahan dan infeksi yang terjadi pada luka bekas bedah. “Hari ini kami kosentrasi dan mewaspadai pada luka dan kulit apakah ada pendarahan atau ada infeksi,” gamblangnya.

Dia menyebutkan, luka kulit pada bayi kembar siam Banyuwangi nantinya diupayakan akan sembuh dengan sendirinya. Tapi untuk mewaspadai adanya infeksi pada rongga kulit tersebut, Agus menegaskan diperlukannya alat bantu.

“Untuk mengurangi adanya rongga terbuka pada kulit, paska operasi, kami melakukan vakum. Vakum itu alat penghisap cairan dalam rongga kulit, sehingga luka pada rongga kulit dapat tertutup dan kering makin cepat;,” bebernya.

Agus memprediksikan, penyembuhan luka kulit ini akan membutuhkan waktu sedikitnya satu pekan. “Dibutuhkan tujuh hari untuk proses pemulihan,” jelasnya.

Setelah itu, pihak PPKST akan melakukan operasi tahap dua yang akan berkosentrasi pada beberapa kelainan pada kedua bayi. “Tentunya kami akan lakukan operasi tahap kedua. Mengingat luka Rahma semakin kompleks, jadinya kami akan memantau dulu,” tegasnya. (wh)