Pasca Banjir Bima, Layanan Telkomgroup Kembali Normal

Pasca Banjir Bima, Layanan Telkomgroup Kembali Normal

Executive Vice President Telkom Regional V Jatim, Bali, Nusra Suparwiyanto menjelaskan pelayanan Telkom

Pasca banjir di Bima yang sempat memaksa Telkom memutuskan sementara  layanannya di sebagian Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini layanan sudah kembali normal.

Executive Vice President Telkom Regional V Jatim, Bali, Nusra Suparwiyanto mengatakan normalnya pelayanan saat ini juga terkait layanan voice dan data dari Telkom atau Telkomsel.

Bahkan tambahnya, link kabel laut atau SKKL (Sistem Komunikasi Kabel Laut) Maumere-Makasar sudah aktif lebih cepat dari waktu yang dialokasikan dengan capacity emergency 2 x 10G masing-masing 10G untuk Telkomsel dan Telkom.

“Untuk tahun depan, network ke arah Timur sudah kami pastikan aman karena proyek SMPCS (Sulawesi Maluku Papua Cable System) kami targetkan selesai di akhir tahun ini,” kata Suparwiyanto.

Untuk pergantian tahun ke 2017, pihaknnya telah menyiapkan beberapa langkah dan jurus untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan di wilayah Jatim, Bali, Nusra. Mulai dari sisi capacity, quality, network monitoring, sampai pada kesiapan petugas untuk mengawal.

Percepatan modernisasi 33 STO (Sentral Telepon Otomat) yang semula masih menggunakan teknologi jaringan tembaga sebagai jaringan aksesnya, menjadi berteknologi fiber optik dilakukan Telkom sebagai antisipasi kebutuhan dari sisi capacity.

“Modernisasi network di STO ini dilakukan untuk memperbesar kapasitas pelanggan dan calon pelanggan yang bisa menikmati layanan Indihome Fiber. Jadi, selain jaringan akses tembaga yang sudah lama kami cutt off dan ganti ke fiber optik, sentralnya pun yang dulunya Sentral Telepon Otomat kita ganti dengan yang sudah support fiber optik,” ujarnya.