Pasar Mobil Turun, Penjualan Kedaung Satrya Naik 60 Persen

Pasar Mobil Turun, Penjualan Kedaung Satrya Naik 60 Persen

Meski pasar otomotif di Tanah Air di awal tahun ini cenderung menurun, ternyata kondisi itu tidak dirasakan di segmen premium. Buktinya, penjualan mobil premium merek Mercedes-Benz di diler PT Kedaung Satrya Motor (KSM) justru mengalami lonjakan signifikan.

Presiden Direktur KSM, Tjipto Adi Hidajatno mengatakan, sepanjang tiga bulan pertama tahun 2015, penjualan mobil di tempatnya mengalami kenaikan sekitar 60 persen dibanding akhir tahun lalu. Kondisi itu diakuinya cukup melegakan, mengingat di saat yang sama kondisi perekonomian secara umum sedang melemah.

“Saat ini kita rata-rata mampu membukukan penjualan sekitar 18-20 unit per bulan,” kata Tjipto kepada wartawan di showroom KSM di CitraLand Surabaya, Minggu (17/5/2015).

Dipaparkan Tjipto, positifnya penjualan tersebut selain dipengaruhi oleh penjualan sejumlah tipe mobil yang sudah dirakit di Indonesia (completely knock down/CKD) yang membuat harga jualnya lebih murah, juga strategi KSM dengan membuka atau memindahkan lokasi dilernya di kantong-kantong pembeli potensial.

Saat ini, lanjut dia, ada 4 tipe mobil baru Mercedes-Benz jenis CKD yang dipasarkannya, yakni C200 Avant Garde, C250 Exclusive, C250 AMG, serta S400. Saat ini, model-model tersebut menjadi kontributor utama penjualan untuk masing-masing varian.

“Pasalnya, rata-rata harga jualnya selisih Rp100 juta lebih murah dibanding yang jenis CBU,” jelas Tjipto.

KSM sendiri melapas C200 Avant Garde seharga Rp 719 juta, C250 Exclusive Rp 769 juta, C250 AMG seharga Rp 819 juta, serta S400 dengan harga Rp 2,089 miliar per unit. Seluruhnya adalah harga sebelum pajak (off the road).

Dengan hasil tersebut, pihaknya optimistis bahwa penjualan KSM hingga akhir tahun ini bisa menembus angka 250 unit. “Kita optimistis tercapai, karena dengan lokasi diler baru yang lebih luas dan nyaman, banyak konsumen baru yang berhasil kita rangkul, yang selama ini tidak dirasakan di diler-diler otomotif lainnya,” pungkas Tjipto. (wh)