Pasar Mixed Menanti Data Ekonomi Penting Akhir Pekan Ini

Pasar Mixed Menanti Data Ekonomi Penting Akhir Pekan Ini
sumber foto: bincangbisnis

Bursa saham global bergerak mixed di awal pekan. Ini seiring ketidakpastian aksi sell off pasar obligasi Global, arah suku bunga The Fed dan bailout Yunani. Disamping, itu pasar lebih menanti beberapa data ekonomi penting yang akan dirilis Kamis dan Jumat akhir pekan ini.

Fokus para pelaku pasar sepanjang pekan ini antara lain, di AS data pertumbuhan GDP kwartal Maret yang dirilis hari Jumat diperkirakan akan direvisi turun ke -0.9% dibanding sebelumnya +0.2%. Data penting lain yang ditunggu yakni perbaikan angka durable goods orders, data harga rumah yang solid, serta rebound new home sales yang akan dirilis hari Selasa. Sementara data pending home sales yang dirilis hari Kamis serta laporan consumer sentimen hari Jumat yang positif seharusnya dapat meredakan kecemasan pelambatan ekonomi AS.

Di Eropa, para investor akan menunggu data keyakinan konsumen zona Euro selama bulan Mei yang dirilis hari Kamis, untuk mendapatkan bukti tambahan bahwa pemulihan pertumbuhan ekonomi zona Euro masih berkesinambungan. Selain itu para pelaku pasar juga akan mencermati progress kesepakatan bailout Yunani.

Sementara di Jepang, para investor mengekspektasikan indikator pasar tenaga kerja yang masih solid, perbaikan belanja rumah tangga dan rebound data industrical production, namun inflasi kembali ke dekat level nol diperkirakan akan ditunjukkan pada hari Jumat.

Secara keseluruhan masih ada potensi koreksi bearish bursa saham AS dan Eropa di jangka pendek, meskipun trend secara keseluruhan masih condong bullish. Data ekonomi AS yang mixed diperkirakan dapat memunda kenaikan suk ubunga The Fed, atau memastikan kenaikan suku bunga acuan hanya secara gradual, meskipun laju inflasi terkerek naik di bulan April lalu. (bbi/age)

Berikut ini adalah prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks Selasa (26/5/2015):

EUR/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek, nemun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.0940 untuk menambah tekanan bearish mengincar area support kunci 1.0850. Resisten terdekat tampak di area 1.1010, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka kemungkinan menguji area 1.1070.

GBP/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area 1.5450 untuk menambah tekanan bearish mengincar area 1.5330. Di sisi atasnya, resisten terdekat tampak di area 1.5525, berbalik lagi secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.5570 sebelum melanjutkan penurunan.

USD/JPY. Bias intraday masih bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 121.70 untuk memicu momentum bullish mengincar area 122.10. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 120.90, berbalik secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 120.50 sebelum melanjutkan trend penguatan.

USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek berpotensi menguji area 0.9490. Penembusan di atas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut membidik area 0.9560. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat berada pada kisaran 0.9410, penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa bias kembali ke netral, lebih jauh menguji area 0.9360.

AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, diperlukan penembusan dan gerakan konsisten di bawah area 0.7800 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 0.7760. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat berada pada kisaran 0.7855. Penembusan di atas area tersebut untuk membawa harga naik menguji area 07890.

XAU/USD. Berdasarkan grafik 4-jam, bias cenderung masih bullish terutama jika harga mampu break di atas area 1209. Yang berpotensi memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 1212, sebelum mengincar area 1215. Sebaliknya, support terdekat berada di area 1204. Break kembali di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang area 1201. MA-200 di sekitar 1199 akan bertindak sebagai support kunci.

Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek seiring harga ditutup di atas MA 50-100-200 di grafik 1 jam. Level resisten terdekat berada di area 28290, break di atas area tersebut dapat memicu bullish lanjutan menuju ke area 28450 sebelum menguji ulang ke area kunci resisten di 28615. Untuk sisi bawahnya, level support terdekat terlihat dikisaran area 28055, break di bawah area tersebut dapat memicu bearish lanjutan menuju ke 27985 sebelum membidik ke area support di 27700.

Nikkei Futures. Bias kemungkinan bearish dalam jangka pendek untuk Nikkei seiring indikator Stochastic terlihat menurun, namun selama harga masih di atas MA 50-100-200 di grafik 1 jam, harga seharusnya dapat rebound atau bahkan menjadi bullish. Area 20475 adalah level resisten terdekat, break di atas area tersebut seharusnya memicu bullish lanjutan menuju ke 20600. Untuk sisi bawahnya, area 20310 adalah level support terdekat, break di bawah area tersebut harga akan bergerak netral seiring tidak jelasnya petunjuk dalam jangka pendek menguji ke 20235.

Kospi Futures. Mengacu dari grafik 4-jam, bias masih bullish terutama jika harga mampu break konsisten di atas area 266.65. Yang seharusnya bisa memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 267.75, sebelum mengincar area 268.75. Sebaliknya, support terdekat dapat dijumpai di area 264.55. Break kembali di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang MA-100 di sekitar 263.65. Support berikutnya berada di area 262.80. (bbi/age sumber monexnews)