Pasar Loak Surabaya Belum Beraktivitas Normal

Pasar Loak Surabaya Belum Beraktivitas Normal
Pasar Loak Surabaya yang belum beraktivitas normal. Umar alif/enciety.co

Geliat perekonomian di Kota Surabaya belum pulih benar pasca libur Lebaran tahun ini. Seperti yang terpantau oleh enciety.co di Pasar Loak tempat jual besi bekas di kawasan Dupak Rukun tersebut, hingga kini masih belum beraktivitas karena banyaknya para pekerja yang belum balik untuk bekerja.

Di hari biasa, kesibukan sangat terasa di pasar Loak Surabaya ini. Ratusan kendaraan roda dua sibuk hilir mudik, bergantian memenuhi deretan ruang parkir motor di sisi kanan pintu masuk pasar loak itu.

Di Pasar Loak ini sendiri memiliki luas hampir empat hektare. Kios yang ada rata-rata berukuran 10-15 meter persegi. Jadi, ada lebih dari 2.000 kios di situ. Rata-rata perharinya, pasar ini sedikitnya didatangi 200 sepeda motor. Namun hingga H+5 Lebaran, Pasar Loak belum beraktivitas normal.

Salah satu konglomerat besi tua, Haji Siradj, mengatakan bisnis ini sangat menguntungkan baginya dan keluarganya. Mengenai jumlah uang yang beredar di pasar itu setiap hari, Siradj punya hitungan sederhana. Menurut dia, setiap kios paling tidak memperoleh pendapatan sekitar Rp 1,5 juta per hari.

”Itu penghasilan minimal. Banyak juga yang memiliki omzet sampai Rp 20 juta per hari,” katanya.

“Sudah ada tabungan dan tradisi mudik di Lebaran nanti juga akan terjadi bulan Besara atau Idul Adha. Jadi sudah biasa kembali mungkin Kamis nanti,” ungkap dia. (wh)