Pasar Kendaraan Pikap Naik Daun

Pasar Kendaraan Pikap Naik Daun

Pasar kendaraan pikap diproyeksikan sedang naik daun, bertumbuh bahkan lebih dari 10 persen pada tahun 2014. Peyebabnya adalah peningkatan kebutuhan layanan distribusi barang dan jasa dipicu tren positif perekonomian nasional.

Tingginya permintaan pasar kendaraan niaga jenis pikap ini terlihat dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Volume penjualan pikap pada 2013 sebanyak 204.313 unit.

Pencapaian itu tumbuh 10,2 persen dibandingkan dengan realisasi penjualan pada 2012 sebanyak 185.387 unit. Hasil ini dinilai cukup menarik agen tunggal pemegang merek (ATPM) memperbesar pasar.

Dimelza Sharindradini, Communications Development Head PT Suzuki Indonesia Sales, menyebutkan potensi pasar pikap cukup besar dan belum seluruhnya dipenuhi ATPM karena keterbatasan kapasitas pabrik.

Pihak Suzuki selama ini sukses memasok pikap seri Carry, masing-masing Mega Carry dan Mega Carry Extra. Jenis ini Suzuki masih memimpin atau market leader untuk pasar kendaraan tersebut. Data menunjukkan penjualan pikap selama 2013 sebanyak 65.775 unit, meningkat 10,23 persen dari penjualan tahun sebelumnya 59.670 unit.

Posisi pasar pikap kedua ditempati PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, agen tunggal pemegang merk Mitsubishi. Produk unggulan Mitsubishi T-120, L-200 dan L-300 terjual sebanyak 65.708 unit pada 2013, naik 7,37 persen dibanding dengan penjualan tahun 2012, sebanyak 61.197 unit.

Adapun PT Astra Daihatsu Motor mampu menjual pikap sebanyak 48.012 unit pada 2013, atau naik dari tahun sebelumnya 37.948 unit. PT Toyota Astra Motor menjagokan Hilux dengan penjualan 14.129 unit, atau di atas penjualan 2012 sebanyak 12.556 unit. (bis/bh)