Pasangan Rasiyo-Abror Dinyatakan TMS, PAN Gugat KPU Surabaya

Pasangan Rasiyo-Abror  Dinyatakan TMS, PAN Gugat KPU Surabaya
foto: deliknews.com

KPU Surabaya telah menyatakan bahwa pasangan Rasiyo-Abror yang diusung PAN dan Partai Demokrat, tidak memenuhi syarat (TMS) untuk menjadi pasangan calon kepala daerah di Surabaya. Menanggapi hal tersebut, Ketua Bappilu PAN, Viva Yoga Mauladi, akan melaporkan KPU Surabaya ke DKPP dan Bawaslu RI.

“Karena menyatakan SK DPP PAN yang mengusung Rasiyo sebagai calon wali kota dan Dhimam Abror Djuraid sebagai calon wakil wali kota ditolak. Ini adalah bentuk kebijakan yang salah dari KPU Surabaya dalam menerjemahkan PKPU,” kata Viva.

KPU Surabaya mendasarkan putusannya pada hasil verifikasi adminitrasi mereka. KPU Surabaya menyatakan ada perbedaan hasil scan SK DPP dengan SK DPP yang asli. Hal itu terjadi karena SK DPP asli tidak diserahkan ke KPU Surabaya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Makanya DPP PAN mengeluarkan SK baru yang ditandatangani ketua umum dan sekjen PAN. Bahkan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan telah menyatakan jika diperlukan untuk verifikasi faktual akan datang ke kantor KPU Surabaya,” kata Viva.

Sebenarnya bila KPU Surabaya memang mau bekerja baik, menurut Viva, penyelenggara pemilu di daerah itu tidak usah memakai metode uji forensik surat. Sebab Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sudah menyediakan waktu hadir jika memang diperlukan.

“Apakah hal itu masih belum cukup bagi KPU Surabaya untuk menjelaskan tentang keaslian SK DPP PAN di pilkada Surabaya dan kesungguhan Bang Zul dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia melalui pilkada?” ujar Viva. (ant)