Pariwisata Yunani Mulai  Dibayangi Krisis

A protester raises Greek flag in front of the parliament during a rally against a new austerity package at Athens' Syntagma square...A protester raises Greek flag in front of the parliament during a rally against a new austerity package at Athens' Syntagma (Constitution) square June 11, 2011. The protest, on its 18th day, was organized through a Facebook group called "The Indignant".  REUTERS/Pascal Rossignol (GREECE - Tags: POLITICS BUSINESS CIVIL UNREST)
A protester raises Greek flag in front of the parliament during a rally against a new austerity package at Athens’ Syntagma square…A protester raises Greek flag in front of the parliament during a rally against a new austerity package at Athens’ Syntagma (Constitution) square June 11, 2011. The protest, on its 18th day, was organized through a Facebook group called “The Indignant”. REUTERS/Pascal Rossignol (GREECE – Tags: POLITICS BUSINESS CIVIL UNREST)

Bayang- bayang krisis kini mulai membayangi dunia pariwisata Yunani. Ini menyusul  status  negara bangkrut yang disandang negara ini. Status ini, memberi gambaran buruk kepada para turis yang hendak melancong. Terbayang di benak para turis gambaran polisi anti-huru-hara, bank-bank yang tutup dan antrean di ATM.

Gambaran ini menjadi realitas yang dihadapi sektor pariwisata Yunani, di saat musim liburan di tujuan wisata populer itu terancam krisis keuangan yang parah. Sampai sekarang, kafe-kafe dan restoran luar ruangan yang cantik dekat Akropolis masih disesaki turis, namun mengingat publisitas buruk dalam seminggu terakhir, banyak pemilik bisnis yang mengatakan mereka mulai menerima pembatalan dan penurunan jumlah reservasi.

“Pemesanan kami turun 20 sampai 30 persen,” ujar Edward Fisher, yang memiliki dan mengoperasikan tempat menginap Athens Backpackers dan Athens Studios, dengan lokasi prima dekat Akropolis yang menyasar anak-anak muda berkantong terbatas.

Dirinya menyalahkan media global atas perlambatan bisnis, dan mengatakan bahwa ia yakin itu hanyalah “gangguan sementara” karena daya tarik Yunani yang tak lekang waktu.

“Ada sesuatu yang mistis tentang Yunani,” ujar warga Australia yang memulai usahanya 12 tahun yang lalu. “Tempat ini menggelitik rasa yang berbeda. Jadi kami tidak panik. Tapi saya ingin menghindari krisis kemanusiaan di sini.”

Pariwisata dan dana asing yang didatangkannya vital bagi pemulihan Yunani dari lilitan utang. Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia, mengatakan, kontribusi langsung pariwisata untuk ekonomi Yunani lebih dari USD32 miliar tahun 2014, atau lebih dari 17 persen PDB negara itu.

Para pengunjung Akropolis dan sekitarnya sepakat, mereka menikmati liburan normal tanpa gangguan. “Saya melihat beberapa antrean di ATM tapi bukan antrean yang super panjang,” ujar Luciane Souza, pengacara asal Brazil yang baru pertama kali berkunjung ke negara ini. “Saya suka tempat ini. Untuk bersenang-senang, tidak ada masalah.” (bst)