Pariwisata Jatim Turun, Hunian Hotel Berbintang Naik

Pariwisata Jatim Turun, Hunian Hotel Berbintang Naik
M Sairi Hasbullah jawab pertanyaan wartawan di Surabaya, Senin (2/11/2015). Foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Perkembangan wisatawan mancanegara (wisman) yang mengunjungi provinsi Jawa Timur pada bulan September 2015 di pintu masuk bandara udara internasional Juanda mengalami penurunan sebesar 0,79 persen dibanding bulan Agustus di tahun yang sama.

Dari data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, wisman yang datang di Jatim mencapai 18.167 kunjungan pada bulan September. Sedangkan pada bulan Agustus tercatat 18.311 wisman yang datang ke provinsi ini.

“Secara kumulatif, jumlah wisman pada Januari-September tercatat 147.741 atau turun sebesar 8,68 persen dibanding jumlah wisman periode yang sama tahun lalu yang mencapai 161.768 kunjungan,” kata kepala BPS Jatim M Sairi Hasbullah, Senin (2/11/2015).

Penurunan tersebut diakibatkan jumlah wisman yang berasal dari Tongkok sebanyak 1567 kunjungan atau turun 19,89 persen dibanding bulan Agustus 2015 yang mencapai 1956 kunjungan. Diikuti wisman dari Asia Timur seperti Taiwan, Jepang, India dan Thailand. Juga Amerika yang kini hanya tercatat 438 kunjungan dibanding Agustus yang mencapai 544 kunjungan.

Sedangkan jumlah wisman yang meningkat berasal dari kewarganegaraan Malaysia yang mencapai 4.108 kunjungan atau naik 12,42 persen, diikuti Singapura 2.295 kunjungan atau naik 5,13 persen.

Untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jatim pada bulan September 2015 mencapai 60,05 persen atau naik 2.90 poin dibanding TPK bulan Agustus 2015 yang mencapai 57,15 persen.

“Kenaikan TPK atau hotel berbintang dikarenakan Jatim banyak agenda acara pertemuan yang mengharuskan wisman untuk menginap di sini,” jelasnya. (wh)