Pariwisata Banyuwangi Terkendala Infrastruktur

Pariwisata Banyuwangi Terkendala Infrastruktur

Ratna Ayu, peneliti Enciety Business Consult

Salah satu destinasi wisata yang kian diminati adalah Kota Bumi Blambangan, Banyuwangi. Daerah yang dulunya dikenal kecil, terpencil, tradisional dan penuh dengan praktik santet, kini telah menjelma menjadi daerah tujuan wisata.

Terdapat banyak destinasi wisata yang bisa memanjakan wisatawan. Mulai dari Blue Fire Gunung Ijen, Pulau Merah, Kawasan Taman Nasional Meru Betiri, serta proyek terbaru Pemkab Banyuwangi dengan PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, yaitu Kawasan Marina yang meliputi Pantai Boom-Benoa-Labuan Bajo. Letaknya yang dekat dengan Bali menjadi keuntungan tersendiri untuk menarik minat wisatawan Asing.

Dewasa ini, Pemerintah Australia tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Banyuwangi, terutama mengenai konsep ecotourism. Banyuwangi berpeluang untuk menggeser satu juta wisatawan Australia yang datang ke Bali agar bisa datang ke Banyuwangi.

Akan tetapi, terlepas dari berbagai potensi wisata yang dimiliki Banyuwangi, nampaknya infrastruktur yang memadahi masih menjadi kendala berarti dan harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat.

Dalam data yang dirilis enciety Desk Research (eDR), meskipun terdapat peningkatan panjang jalan yang dilakukan perbaikan, namun sepanjang tahun 2010 hingga 2013, tidak ada penambahan panjang jalan (pembangunan jalan baru).

Selain itu, akses menuju kawasan wisata juga masih minim transportasi. Bagi para wisatawan hal ini sangatlah penting, biaya yang harus dikeluarkan akan jauh lebih besar jika harus menyewa mobil dibandingkan menggunakan transportasi umum.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas harus serius menggarap infrastruktur Banyuwangi agar promosi pariwisata yang selama ini ramai di media massa dan media sosial bisa mendatangkan banyak wisatawan. Dalam data eDR, di tahun 2014, tercatat kunjungan wisatawan asing ke Jawa Timur naik 4,15 persen dibandingkan tahun 2013.

Potensi besar ini bisa menjadi peluang bagi Banyuwangi yang mempunyai keindangan blue fire Gunung Ijen, mengingat selama ini destinasi wisata yang popular di kalangan wisman adalah Bromo. Rencana pembangunan yang digadang-gadang Anas untuk perpanjangan landasan Bandara Blimbingsari juga harus dibarengi dengan perluasan jalan raya dari dan menuju Bandara. (wh)