Parade Fashion Polwan Jatim

Parade Fashion Polwan Jatim
Aksi para polwan Jatim di parade fashion show memperingati Hari Ibu.

Sebanyak 20 polisi wanita (polwan) ikuti parade fashion show untuk memperingati Hari Ibu dengan mengenakan baju batik di Polda Jatim, Senin (23/12/2013). Mereka terdiri dari polwan Polda Jatim, polwan Polrestabes Surabaya dan anggota Bhayangkari.

AKBP Rosa Toma Setiawati, kata panitia, mengatakan peragaan busana dimaksudkan bahwa peran polisi wanita selain bisa untuk menjaga negara juga mengabdi pada keluarga. Semua Polwan di Jatim yang berjumlah 1.465 personel ditekankan agar lebih eksis dalam mengabdi kepada negara.

”Kami selaku polisi tetap siap untuk memberikan pelayanan, pengayoman, dan penegakan hukum masyarakat,” katanya.

Polwan memegang dua peranan pengabdian sekaligus. Yaitu sebagai ibu rumah tangga dan menjalankan tugas sebagai anggota polisi. Kedua peranan itu harus sama-sama dilakukan dengan baik dan seimbang.

Dalam gelaran fashion itu sendiri, kegiatan tersebut banyak mengundang senyuman dan pujian dari rekan-rekan mereka sendiri. Para peserta nampak mantap untuk berjalan berlenggak-lenggok di atas catwalk sembari bergaya.

Mereka tampil dengan memamerkan gaun batik dengan warna mencolok. Eksyennya tak ubahnya seperti model atau artis dari Jakarta.

Tidak hanya itu, acara tersebut juga dikemas dengan kegiatan yang bernuansakan khas perempuan. Antara lain, ada demo make up modern yang sesuai dengan karakter polisi, tapi tetap menunjukkan kecantikannya. Ada juga demo hijab dengan berbagai model.

Untuk demo make up sendiri, mereka mengundang Emi Pujiastuti salah satu manager alat kecantikan. Emi mengatakan polwan tetap harus cantik dalam setiap bertugas baik di lapangan maupun di kantor.

“Wajah polwan harus tetap terlihat segar ketika bertugas. Terutama mereka yang langsung berhadapan dengan masyarakat,” katanya disambut senyuman.

Dalam memilih make up, dipilih warna yang segar. Namun, dalam memilih make up juga harus disesuaikan dengan seragam polwan. (wh)