Parade Budaya dan Bunga Bakal Semarakkan HUT ke-722 Surabaya

Parade Budaya dan Bunga Bakal Semarakkan HUT ke-722 Surabaya
Asisten I Sekkota Surabaya Yayuk Eko Agustin saat konferensi pers di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Jumat (17/4/2015). foto: Humas Pemkot Surabaya

Beragam acara disiapkan Pemerintah Kota Surabaya untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-722 pada 31 Mei nanti. Dari mulai acara seremonial, bakti sosial, hingga pawai bunga yang bisa dinikmati oleh warga Kota Pahlawan. Dari beragam acara tersebut, salah satu yang paling ditunggu adalah parade budaya dan bunga.

Asisten I Sekkota Surabaya Yayuk Eko Agustin mengatakan, untuk perayaan HJKS ke-722 ini akan dikemas dengan nuansa berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu agenda yang akan dikemas berbeda adalah parade budaya dan bunga. Perbedaan paling utama adalah waktu pelaksanaan yang biasanya siang, untuk tahun ini akan digelar pada pagi hari.

Menurut Yayuk, bila digelar pada siang hari seperti yang sudah-sudah, kemeriahannya kurang maksimal. Ini karena waktu yang mendekati malam. Sementara bila digelar pagi, waktunya relatif lebih panjang.  “Kalau pagi, bunganya juga masih segar. Udaranya juga masih segar. Masyarakat ljuga bisa melihat lebih lama,” tegas Yayuk Eko di acara jumpa pers yang digelar di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Jumat (17/4/2015).

Dijelaskan Yayuk, tidak hanya waktu pelaksanaan parade budaya dan bunga yang berbeda, rute nya pun akan sedikit berbeda. Untuk start, akan tetap sama, yakni dari kawasan Tugu Pahlawan. Kecuali untuk model fashion yang berjalan kaki, akan start dari SMA Trimurti. Parade akan berakhir (finish) di Taman Surya. Namun tidak berhenti di situ.

“Setelah dari Taman Surya, mobil parade bunga akan belok kanan, berjalan menuju beberapa rute seperti ke Jalan Ahmad Yani. Kita siapkan dua rute. Ini untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar bisa leluasa menikmati parade bunga ini,” sambung mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) ini.

Dua pekan jelang pelaksanaan Parade budaya dan bunga, Yayuk menyebut sudah ada 70-an peserta yang sudah memberikan konfirmasi ikut. Selain beberapa perusahaan besar di Surabaya, juga ada peserta dari luar kota. Diantaranya dari Bantul, Makassar, Kota Waringin dan Sleman. Yayuk berharap, perusahaan-perusahaan besar yang belum mendaftar, juga tergugah untuk ikut meramaikan acara ini.

“Acara parade budaya dan bunga di Surabaya tidak kalah dari yang di Pasadena. Tapi tentunya, tanpa publikasi dari teman-teman media, acara ini kurang semarak. Karena itu, saya minta bantuan kawan-kawan media untuk ikut mempublikasikan kegiatan ini,” jelasnya.

Selain parade budaya dan bunga, pekan lalu Pemkot Surabaya sudah me-launching acara Surabaya Health Season (SHS). Lalu pada akhir April nanti aka nada Surabaya Fashion Parade. Dan pada 1 Mei, ada Surabaya Shopping Festival. Lalu, Festival Rujak Uleg pada 10 Mei, Festival Kuliner Tunjungan (24 Mei 2015), hingga Surabaya Great Expo pada 27 Mei-31 Mei 2015.

Dalam kesempatan itu, Yayuk juga didampingi Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata, Wiwiek Widayatai, serta Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pemkot Surabaya, Ifron Hady Susanto.

“Kita sudah koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat seperti pihak hotel dan restoran, juga perhubungan. Sehingga nanti ketika masuk 1 Mei, nuansanya sudah bercerita tentang Hari Jadi Kota Surabaya,” jelas Yayuk. (wh)