Pangeran Denmark Kunjungi PT PAL

 Pangeran Denmark Kunjungi PT PAL
Gubernur Jatim Soekarwo memberikan sambuatan di depan pangeran dan rombongan dari Kerajaan Denmark. foto:humas pemprov jatim

Kunjungan kenegaraan yang dilakukan oleh Kerajaan Denmark, Pangeran Henrik ke Bengkel Divisi Kapal Perang PT PAL Indonesia Persero), Sabtu (24/10/2015) . Kunjungan kenegaraan Pangeran Denmark ini untuk memperingati hubungan bilateral kedua negara yang ke-65, sekaligus memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada kesempatan itu juga didampingi Panglima Armada Kawasan Timur (Pangarmatim) Indonesia, Laksamana Muda Darwanto dan Direktur Utama PT PAL, M. Firmansyah Arifin. Tepat  pukul 12.30, Pangeran Henrik tiba di lokasi dengan didampingi oleh dua Menterinya, yakni Menteri  Lilleholt, dan Menteri  Luar Negeri, Kristian Jensen.

Kedatangan para petinggi kerajaan Denmark tersebut disambut dengan hangat oleh Gubernur Jatim beserta Pangarmatim dan Direktur Utama PT PAL, M Firmansyah Arifin. Setelah  berjabat tangan, Pangeran  Henrik melihat  secara  langsung aktivitas proses pembuatan kapal perang  di bengkel yang merupakan galangan tertua di Indonesia tersebut.

“Selamat datang di kantor kami, disini kami memproduksi kapal perang yang digunakan untuk menjaga kedaulatan negara Indonesia. Kami melihat kita memiliki kesamaan, yakni negara maritim. Semoga kedatangan anda bisa membuat hubungan antara Indonesia dan Denmark semakin kuat” kata Arifin.

Setelah mendengarkan penjelasan  Arifin, Sukarwo bersama Pangeran Henrik bergerak menuju sebuah kapal perang produksi  PT PAL yang hampir selesai dibangun. Kapal perang tersebut akan menjadi kapal tercanggih yang dimiliki Kementerian Pertahanan.

“Kapal ini merupakan jenis penghancur, kami bekerjasama dengan DAMEN, Belanda dalam proses pembangunannya melalui transfer teknologi” ujarnya.

Setelah  melihat kapal tersebut, Gubernur bersama Pangeran Henrik dan rombongan bergerak menuju Hotel Majapahit Surabaya untuk makan siang bersama sekaligus membahas kerjasama bussiness to bussiness (b to b) antara pengusaha Jatim dan Denmark. (wh)