Pakar Satwa Dunia: KBS Terbaik Kedua di Indonesia

Pakar Satwa Dunia: KBS Terbaik Kedua di Indonesia
Kevin Lazarus memberikan arahan di depan kandang gajah KBS.

Sempat dikecam dan dilabeli Kebun Binatang Kuburan, Kebun Binatang Surabaya (KBS) sempat menjadi kebun binatang terbaik kedua di Indonesia. Pakar satwa dunia yang menjabat sebagai Komisioner Etika dan Kesejahteraan Satwa, adalah Prof. G Agoramoorthy PhD saat mengisi pelatihan kepada keeper, Selasa (13/5/2014).

Distinguished Research Professor dari Tajen University itu mengungkapkan, dia sempat melakukan assesement di KBS pada 2001. Hasilnya sangat mengejutkan. Kala itu, KBS ternyata menduduki posisi kebun binatang terbaik kedua se-Indonesia. Bahkan, untuk kategori kesejahteraan dan tanggung jawab akan satwa, KBS tercatat yang terbaik. Semua rincian hasil itu dituangkan Agoramoorthy kedalam bukunya tentang kumpulan hasil audit kebun binatang-kebun binatang di Malaysia, Singapura, Indonesia dan sejumlah negara di Asia.

Agoramoorthy menilai, ada banyak faktor sebuah kebun binatang bisa berubah kondisi. Namun, terlepas dari itu semua menurut dia KBS masih menyimpan potensi untuk kembali menjadi kebun binatang terbaik. Apalagi, dia tahu betul bahwa Pemkot Surabaya sangat mendukung dengan berkomitmen mengembalikan KBS pada masa kejayaannya.

“Kedatangan saya ini juga karena diminta oleh Walikota Surabaya. Beliau bertekad membenahi KBS dan itu sangat bagus bagi perkembangan kebun binatang ini,” paparnya.

Adanya training kali ini direspon positif oleh para keeper di KBS. “Kami memang membutuhkan pelatihan-pelatihan semacam ini. Khususnya tentang bagaimana cara penanganan satwa liar. Jujur saja kami ini masih merasa kurang informasi tentang satwa yang kami rawat. Oleh karenanya, pelatihan ini sangat berguna sekali,” tukas salah seorang keeper.

Di sisi lain, dia juga berharap perlengkapan perlindungan keeper perlu ditingkatkan. Selain untuk faktor keamanan, hal itu juga untuk mencegah terjadinya penularan penyakit dari satwa kepada keeper. (wh)