Pahlawan Ekonomi Benteng Hadapi MEA

Pahlawan Ekonomi Benteng Hadapi MEA

Widodo Suryantoro, Kepala Disperindag Surabaya menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi 2016 Kecamatan Gubeng, Minggu (27/11/2016). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Jika dibanding dengan tahun 2015, Kota Surabaya mengalami pertumbuhan ekonomi kurang lebih sebesar 1 persen pada tahun 2016 ini. Hal itu sangat penting untuk memotret keberadaan Kota Pahlawan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Kami memprediksi pertumbuhan perekonomian Kota Surabaya bergerak di angka 7 persen. Ternyata, sampai dengan akhir 2016 ini, pertumbuhan perekonomian Kota Pahlawan terus tumbuh dan menyentuh angka 8 persen,” ujar Widodo Suryantoro, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam Roadshow Pahlawan Ekonomi 2016 Kecamatan Gubeng, Minggu (27/11/2016).

Dalam kesempatan itu, Widodo mengatakan, perkembangan ekonomi Kota Surabaya juga diwarnai oleh gerakan ekonomi kerakyatan berbasis pemberdayaan masyarakat Pahlawan Ekonomi.

“Program Pahlawan Ekonomi yang dirancang oleh Bu Risma, Wali Kota Surabaya itu merupakan salah satu benteng kita untuk menghadapi kerasnya persaingan ekonomi global yang dibawa oleh Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” kata Widodo dihadapan ratusan orang yang hadir di lokasi Road Show Pahlawan Ekonomi, Jalan Mojo Kidul Surabaya.

Maka dari itu, imbuh dia, jika kita ingin bertahan dan dapat berkembang dalam persaingan ekonomi global, kita harus bergabung dan terus aktif dalam program Pahlawan Ekonomi.

Lantas, Widodo juga menjelaskan, perkembangan ekonomi Kota Surabaya juga dipengaruhi oleh kemajuan pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan Wali Kota Tri Rismaharini juga sangat mempengaruhi pertumbuhan perekonomian kita.