Padu Padan Hijab Berbahan Tradisional di KUKJ

 

Padu Padan Hijab Berbahan Tradisional di KUKJ
Salah satu peserta Pameran Komunitas Usaha Kreatif Jawa Timur (KUKJ) yang berlangsung di ITC Mega Grosir Surabaya. foto: A Guterres/enciety.co

Pameran Komunitas Usaha Kreatif Jawa Timur (KUKJ) yang berlangsung di ITC Mega Grosir Surabaya menampilkan berbagai produk-produk UMKM dari para anggotanya. Mulai dari produk kain nusantara, fashion, makanan dan minuman, kerajinan, dan banyak produk lainnya yang digelar sejak 27  hingga 30 April 2015 ini. Selain pameran, acara KUKJ ini  juga dimeriahkan dengan peragaan busana muslimah yang menggunakan kain nusantara atau kain tradisional sebagai bahan dasarnya.

Ketua KUKJ Murni Yanti mengatakan dalam fashion kali ini dirinya mengetengahkan penggunaan bahan tradisional sebagai style bagi wanita berhijab. Ia juga menyarankan agar para wanita berkerudung mengetengahkan mix n match(padu padan) yang tepat dengan bajunya.  “Dengan penggunaan yang pas, maka penggunaan hijab yang dipadukan dengan bahan tradisonal akan menjadikan pemakainya jauh lebih menarik dan berbeda. Bila tidak pas akan terlihat kaku karena keformalannya dan terlihat terlalu tua,” kata Murni Yanti kepada wartawan disela-sela acara, Senin (27/4/2015).

Berbagai busana yang ditampilkan  pada KUKJ  ini secara keseluruhan menampilkan kain-kain nusantara, seperti batik Madura, batik Tuban, kain tenun, hingga kain dengan hand painting atau batik.

Menurutnya, dewasa ini penggunaan kain nusantara memang tidak hanya terpaku untuk acara-acara formal saja, akan tetapi juga untuk sehari-hari dan moment yang lebih santai. Oleh karenanya busana muslim dan gaya hijab yang mengaplikasikan kain nusantara ini semakin dikembangkan dan diminati masyarakat.  “Mengenalkan dan mencintai kain khas nusantara maka akan dapat membantu pengrajin dan pedagang di Indonesia. Buatlah bangga produk-produk Indonesia,” ucap ketua KUKJ yang murah senyum ini. (gut)