Pacu Startup Indonesia, Indosat Siapkan Dana Rp 600 M

Pacu Startup Indonesia, Indosat Siapkan Dana Rp 600 M
sumber foto: tempo.co

Indosat meluncurkan SB ISAT, sebuah dana investasi untuk startup Indonesia sebesar USD 50 juta atau sekitar Rp 600 miliar. Dana ini ditujukan untuk startup Indonesia yang masih dalam tahap pertumbuhan. Namun, hingga kini dana yang terpakai baru USD 50 ribu untuk startup Dealoka.

“Kita berharap dalam waktu dua tahun,  dana itu bisa habis. Sekarang ini yang terpakai masih kecil. Karena pengembang-pengembang aplikasi di Indonesia belum siap menerima uang sebesar itu,” kata Presdir dan CEO Indosat Alexander Rusli usai pembukaan acara IWIC 9 di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Alexander, jika start up Indonesia dikasih dana sebesar  Rp 600 miliar sekaligus, ada kemungkinan startup tersebut tidak mampu memanfaatkan secara maksimal. “Jadi, mereka (start up) itu harus dikasih sedikit demi sedikit,” ujar Alexander.

Division Head Public Relations Indosat, Adrian Prasanto menambahkan, dana sebesar itu merupakan hasil patungan antara Indosat, Softbank, dan Alibaba. Adrian mengaku kesulitan untuk menemukan startup lokal yang layak mendapat kucuran dana dalam jumlah besar. Sebab, startup yang memiliki kualitas yang bagus sudah banyak yang diambil oleh perusahaan lain.

Dealoka merupakan perusahan startup besutan pertama Ideabox, inkubator Indosat, yang menerima pendanaan Seri A dari SoftBank-ISAT fund. Dana tersebut bakal digunakan untuk pengembangan perusahaan rintisan di Indonesia, khususnya bergerak di bidang e-commerce, digital dan sosial media dan layanan keuangan mobile.

“Indosat kan punya inkubator namanya Dealoka. Dealoka itu yang kita suntik US$ 50 ribu. Kita masih berusaha untuk memilih startup lokal lainnya yang layak mendapat pendanaan,” ujar Adrian. (bst)