Pabrik Susu Tempo Ditarget Produksi 15 Ribu Ton Pertahun

Pabrik Susu Tempo Ditarget Produksi 15 Ribu Ton Pertahun

PT Tempo Scan Pacific Tbk mendirikan pabrik susu formula untuk anak-anak melalui anak perusahannya, PT Kian Mulia Manunggal. Kapasitas produksi yang ditargetkan mencapai 15.000 ton susu bubuk pertahun. Produksi tersebut diakui masih belum mampu mencukupi kebutuhan susu secara nasional lantaran tingginya angka kelahiran.

“Sejauh ini masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan susu sesuai dengan kebutuhan nutrisi. Sekitar 50 persen yang belum mendapat nutris ideal,” ungka Presiden Direktur Tempo Scan Pacific, Hadojo S.Muljadi disela-sela peresmian pabrik susu di Rungkut Industri, Kamis (19/6/2014).

Berdasarkan data yang didapat PT Tempo Scan Pacific, angka kelahiran bayi mencpai 4,8 juta jiwa sepanjang tahun 2013. Sementara populitas balita pada usia 1-4 tahun mencapai 25 juta jiwa, dan usia pra sekola mencapai 9 juta jiwa.

“Dengan kata lain, saat ini ada sekitar 34 juta jiwa balita yang mengonsumsi susu kental manis dan full cream. Kedua susu ini memiliki kandungan gula dan lemak tinggi,” ungkapnya. Dia menambahkan, susu formula dengan kebutuhan nutrisi lengkap masih impor dari negara-negara maju.

Pabrik susu di kawasan Rungkut Industri itu memiliki kapasitas produksi 15.000 ton pertahun dimana semua bahan bakunya berasal dari impor. Handojo menegaskan tidak ingin mengedepankan kualitas susu, lantaran produksinya dikonsumsi oleh balita dan anak-anak.

Ada dua jenis produk yang diproduksi PT KMM, yakni Vidoran My Baby 7untuk susu formula dam Vidoran Xmart untuk susu pertumbuhan.

PT Tempo Scan Pacific menambahkan, dalam enam bulan kedepan pihaknya melakukan ekspansi dengan memproduksi susu UHT dan ready to drink. Handojo menyebut semua investasi tersebut tidak mengambil dari hutang. “Sepenuhnya investasi dari anggaran pribadi,” ujarnya.

Kepala Badan POM Roy A.Sparingga mengakui, sejauh ini beredar sekitar 1.409 susu di Indonesia dari berbagai merek. Sementra produk impor masih mendominasi dengan total 1.007, dan sisanya produk dalam negeri. (wh)