Overload, 21 Napi Medaeng dipindang ke LP Wanita Malang

 

Overload, 21 Napi Medaeng dipindang ke LP Wanita Malang

Jumlah tahanan dan narapidana (napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo terus bertambah. Kini, terdapat 1.633 orang yang terdiri dari 1.373 tahanan dan 260 sisanya adalah napi yang ditempatkan di tahanan Jalan Letjen Sutoyo tersebut.

Jumlah ini meningkat drastis dibanding bulan lalu yang tercatat jumlah napi masih 161 orang. Agar tidak overload karena Rutan Medaeng hanya mampu menampung 504 tahanan dan napi ini,  berbagai langkah diterapkan. Seperti memindahkan napi ke Lembaga Pemasyarakatn (Lapas) di seluruh Jatim.

“Kami sudah memindahkan 21 napi perempuan ke lembaga pemasyarakatan wanita (LPW) di Malang,” kata Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Medaeng Teguh Hartaya.

Dengan adanya pemindahan napi ini, kini tinggal 239 napi yang mendekam di rutan. Disebutkannya, memang ada sebagian napi yang tidak dipindahkan. Sebab, mereka ada yang dipekerjakan. Misalnya sebagai petugas kebersihan dan keamanan.

Juga ada napi yang ditugasi sebagai tahanan pendamping (tamping). Termasuk ada yang dipilih sebagai kepala kamar untuk sepuluh blok di rutan. Yaitu, tiga blok besar, enam blok kecil, dan satu blok wanita. Selain itu, ada juga napi yang masa pidananya pendek, atau masa pidananya tinggi namun sebentar lagi keluar.

Untuk pemindahan sendiri tidak bisa serta merta. Namun Rutan Medaeng sendiri harus berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkum HAM) Jawa Timur. “Kan Kanwil yang menentukan penempatan lapas,” ujarnya menjelaskan.

Untuk menjamin keamanan dalam hal proses pemindahan napi ini, pihak Rutan telah berkoordinasi dengan Polisi. (wh)