Otoritas Malaysia Geledah Rumah Pilot MH370

Otoritas Malaysia Geledah Rumah Pilot MH370
Pilot Malaysia Airlines MH370, Kapten Zaharie Ahmad Shah

 

Dugaan kemungkinan Malaysia Airlines MH 370 dibajak makin menguat setelah penyelidik meyakini seseorang sengaja mematikan komunikasi dan sistem pelacakan serta memaksa pesawat terbang hingga 7 jam sebelum akhirnya menghilang.

Pernyataan yang disampaikan PM Malaysia Najib Razak tersebut juga direspons aparat kepolisian Malaysia yang langsung melakukan penggeledahan terhadap rumah pilot MH370 Kapten Zaharie Ahmad Shah yang berusia 53 tahun guna mencari bukti baru.

“Polisi tiba di rumah pilot MH370 pada Sabtu sore untuk mengambil bukti yang bisa membantu penyelidikan,” tutur seorang pejabat polisi senior kepada Reuters, Sabtu (15/3/2014)

Pemerintah Malaysia memastikan bahwa pesawat MA MH 370 memang terus terbang selama berjam-jam setelah menghilang dari radar yang merupakan aksi kesengajaan.

“Meskipun laporan media pesawat itu dibajak, saya ingin jelaskan bahwa kami masih menyelidiki segala kemungkinan apa yang menyebabkan MH 370 menyimpang,” kata Najib.

Doa mulai datang

Solidaritas atas hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 mulai berdatangan. Kali ini rasa solidaritas tersebut datang dari komunitas Muslim Kota Ho Chi Minh, Vietnam.

“Tidak hanya di Vietnam. Seluruh dunia sedia akibat hilangnya pesawat (MH370) yang sampai sekarang belum bisa diketahui keberadaannya,” ucap Imam Masjid Musulman Vietnam Mohamad Amin Omar Ali, seperti dikutip dari Bernama, Sabtu (15/3/2014).

“Kami (komunitas Muslim Vietnam) berdoa agar MH370 bisa segera ditemukan,” tambah Amin yang merupakan warga asli Vietnam namun lancar berbicara Melayu.

Seperti diketahui, Vietnam memiliki keterkaitan dengan hilangnya MH370. MH370 diduga hilang kontak saat berada di wilayah Vietnam.

Pemerintah Vietnam juga telah ikut dalam operasi pencarian MH370. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda pasti di mana pesawat itu berada. (bh)