Operasi Patuh Semeru 2017 di Rajawali

Operasi Patuh Semeru 2017 di Rajawali

Irvan Wahyu Hidayat dan AKBP Adewira ikut operasi di Jalan Rajawali, Rabu (10/5/2017).

Gelar Operasi Patuh Semeru 2017 yang dilaksanakan jajaran Polri termasuk Polrestabes Surabaya yang digelar mulai 9 Mei 2017, langsung ditindaklanjuti dengan melakukan operasi gabungan antara Satlantas Polrestabes Surabaya dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya.

Bertempat di Jalan Rajawali, Operasi Patuh Semeru 2017 tersebut juga menyasar mobil angkutan baik lyn bemo, mobil boks, ataupun angkutan lainnya yang melaju di Kota Pahlawan.

Untuk sopir angkutan yang tidak membawa perlengkapan surat seperti uji KIR dan lainnya serta kendaraan yang tidak dilengkapi peralatan kendaraan angkutan langsung dilakukan penindakan berupa penilangan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat kepada enciety.co mengatakan, kegiatan penindakan terhadap mobil angkutan untuk menekan pelanggaran.

“Ada beberapa supir yang membawa angkutan tidak dilengkapi dengan surat-surat terpaksa kami beri tindakan penilangan. Begitu juga dengan perlengkapan kendaraan angkutan yang tidak dilengkapi. Operasi ini sendiri mendukung Operasi Patuh Semeru 2017,” kata Irvan, Rabu (10/5/2017).

Direncanakan, Operasi Patuh Semeru akan berakhir pada Senin 22 Mei nanti. Sebelumnya, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal mengatakan, operasi ini mempunyai target untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama kecelakaan yang memiliki fatalitas luka berat dan meninggal dunia.

Operasi yang digelar oleh Polri tersebut bisa menekan angka kecelakaan 35-50 persen. Untuk  Surabaya, angka kecelakaan pada tahun 2016 cenderung menurun bila dibandingkan dengan angka kecelakaan tahun 2015.

“Secara jangka panjang, operasi Patuh Semeru 2017 ini pada ujungnya menuju pada arus balik dan mudik selama Idul Fitri,” kata Kombes Pol M Iqbal yang menyebutkan jika operasi tersebut melibatkan 199 personel dari satuan lalu Lintas Polrestabes Surabaya. (wh)