Operasi Ketupat 2014: Pelanggaran Lalin Jatim Naik 31 Persen

Operasi Ketupat 2014: Pelanggaran Lalin Jatim Naik 31 Persen
Foto: umar alif/enciety.co

Hasil Operasi Ketupat Semeru 2014 terjadi kenaikan pelanggaran lalu lintas (lalin). Tercatat sebanyak 10.570 pelanggaran dan meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 8.038 atau naik sebanyak 2.482 pelanggar (31 persen) hingga hari kelima Lebaran tahun ini.

Akan tetapi, untuk jumlah kecelakaan terjadi penurunan kejadian. Tercatat ada 430 kejadian dari tahun lalu yang mencapai 532 kejadian. Menurun19 persen jumlah kecelakaannya. Untuk korban meninggal dunia tercatat ada 50 korban dan luka berat 88 serta luka ringan 649 orang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, peningkatan pelanggaran lalin ini dikarenakan para pengguna jalan tidak patuh terhadap peraturan yang telah ditetapkan.

“Polisi sebenarnya telah berusaha agar jumlah laka dapat ditekan seminimal mungkin. Masih saja ada yang melanggar,” tegas Awi kepada para wartawan di Surabaya, Jumat (1/8/2014).

Dia lalu menjelaskan, untuk angka teguran dari data yang ada tercatat 7.406 pelanggar. Tahun ini dari data yang ada tercatat 3.164 pengguna jalan yang ditilang turun dibanding tahun 2013 yaitu 3.318 pelanggar.

Awi berharap di tahun depan pada pelaksanaan operasi ketupat Semeru untuk dapat lebih baik lagi pelaksanaannya. “Mulai dari memberikan pengertian kepada pengguna jalan pentingnya mentaati aturan lalu lintas hingga anggota yang disebarkan di jalan,” pungkas dia. (wh)