Omzet Ina Pie Terkerek Naik Berkat Facebook

Omzet Ina Pie Terkerek Naik Berkat Facebook

Dahliana Tuhuteru memproduksi pie untuk memneuhi pesanan dan beberapa outlet di Surabaya. foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Ada manfaat besar menggunakan media sosial (medsos) seperti Facebook sebagai tempat berpromosi. Hal itulah dirasakan benar oleh Dahliana Tuhuteru, anggota Pahlawan Ekonomi (PE) yang sukses dengan produk buatannya, Ina Pie.

Sejak 2016 lalu, pelaku usaha yang bermukim dan menjalankan bisnisnya di Asrama Brimob, Jalan Gresik No.39, Rt 1 Blok D, Morokrembangan, Surabaya tersebut mengaku mengalami kenaikan pesanan saat menggunakan Facebook dan instagram.

“Biasanya, omzet kotor mencapai Rp 500 ribu per hari. Sekarang Rp 800 ribu per hari setelah memasarkan lewat Facebook dan Instagram,” katanya saat ditemui  saat menjalankan usaha produksinya.

Dengan menggunakan dua medsos tersebut, Ina mengaku produk Ina Pie sekarang sudah bisa dijumpai di Banjarmasin, Sulawesi, Padang, dan Kalimantan setelah sebelumnya hanya menghiasi di kota Jakarta, Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Untuk pesanan di Pulau Madura, saya biasanya janjian di Jembatan Suromadu untuk pengantaranya,” ujar perempuan yang juga fungsionaris Majelis Ekonomi Muhammadiyah, yaitu pengurus outlet Maida Bakery di Jalan Peneleh, Surabaya tersebut.

Selain itu, dirinya kini juga menerima pesanan lagi untuk memenuhi 23 outlet Lazizaa Chicken Pizza. Oleh pemiliknya, Ina diminta mengisi setiap outlet-nya 20 frozen pie.

“Total saya harus menyiapkan 460 frozen pie per 2 minggu sekali sudah harus ada di setiap outlet Lazizaa,” ujarnya,

Ia menambahkan dengan banyaknya pesanan tersebut dirinya mampu menyekolahkan Afrinia Ruth Dhearitza di STT Telkom yang kini sedang menjalani ujian skripsi dan direncanakan pada November nanti untuk persiapan wisuda. (wh)