Omset Peritel Jatim Naik 10 Persen selama Lebaran

 

Omset Peritel Jatim Naik 10 Persen selama Lebaran

Omset peritel modern pada Lebaran tahun ini tumbuh naik 10 persen jika dibandingkan dengan Lebaran tahun sebelumnya. Demikian laporan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jatim.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jatim, Qomaruzaman mengatakan realisasi pertumbuhan omzet Lebaran tahun ini cukup menggembirakan.

“Di saat kondisi dalam negeri sedang tidak stabil dengan naiknya dollar dan momen pilpres yang membuat banyak usaha wait and see, peningkatan 10 persen sudah bagus,” ujar Qomaruzaman kepada sejumlah wartawan di Surabaya, Rabu (13/8/2014).

Qomaruzaman lalu menjelaskan peningkatan omset Lebaran naik sebesar 10 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya selama dua tahun terakhir ini diakuinya memang tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun-tahun sebelumnya, kenaikan penjualan saat Lebaran bisa mencapai 15 persen. Penyokong utamanya adalah penjualan makanan seperti biskuit dan bahan pokok.

Lebih lanjut ia menuturkan, momen Lebaran berkontribusi sebesar 15-16 persen terhadap total penjualan tahunan. “Selama Ramadan dan Lebaran terjadi peningkatan penjualan sebesar 30-50 persen dibandingkan dengan bulan normal,” ujarnya.

Sementara itu, penjualan sepanjang Januari-Juli menurutnya sudah mencapai 60 persen dari target tahunan. Ia optimistis hingga akhir tahun nanti sisa target 40 persen bisa tercapai, ini karena bulan-bulan berat sudah dilalui pada semester pertama tahun ini sehingga semestinya konsumsi pada semester kedua bisa lebih optimistis dan bergairah. (kmf/wh)