OJK Prediksi Keuangan Syariah Bisa Tumbuh 7 Persen

 

OJK Prediksi Keuangan Syariah Bisa Tumbuh 7 Persen

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  memprediksi potensi keuangan syariah di Indonesia bisa tembus sampai 7 persen. Walaupun perbankan syariah hanya memiliki pangsa pasarnya di bawah 5 persen. “Market share masih kecil, hampir 5 persen. Diharapkan keuangan syariah secara menyeluruh bisa 5 – 7 persen, potensi sangat besar,” tutur Deputi Komisioner OJK, Bidang Pengaturan dan Pengawasan Perbankan, Mulya E. Siregar.

OJK sendiri, ungkapnya, sudah bekerja sama dengan 5 kota industri untuk mengembangkan dan meningkatkan sektor perbankan tersebut, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian.

“OJK sendiri terus mendorong penetrasi perbankan syariah dengan rutin menggelar iB Vaganza dengan bekerjasama dengan industri,” ujarnya.

Penambahan 99 ribu rekening baru itu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp321 miliar dan pembiayaan bari sebesar Rp 212 miliar.

Selain mendorong dari sisi bisnis, tambah Effendi, dari sisi pengaturan dan pengawasan, OJK juga sedang menyusun permodalan dan manajemen risiko berdasarkan risk based bank rating (RBBR).

“Kami juga tengah mengkaji ulang penerapan kewajiban penyediaan modal minimum atau rasio kecukupan modal (CAR) perbankan syariah,” pungkasnya. (oke/ram)