OJK Pantau Kasus Korupsi  Victoria Sekuritas

Mahkamah Konstitusi Perkuat Keberadaan OJK
foto: kompas.com

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku akan memantau dugaan kasus korupsi yang terjadi pada Victoria Sekuritas. Pasalnya, anak usaha dari Bank Panin tersebut telah digeledah oleh pihak kepolisian beberapa hari lalu.

Kepala Pengawas Eksekutif Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, pihaknya  akan memantau mengenai dugaan kasus korupsi yang menyandung Victoria Sekuritas. Namun, pihaknya belum dapat berkomentar banyak mengenai hal tersebut. “Kita no comment dulu. Tapi bagaimanapun kita harus melihat secara detail,” katanya.

Terkait kemungkinan yang nantinya berdampak kepada Bank Panin, Nurhaida mengaku belum mengetahui secara pasti. Sebab, kasus tersebut juga masih dalam proses di kepolisian. “Ya belum tahu, lihat saja nanti ada dampaknya atau tidak ke Bank nya,” katanya.

Sekedar informasi, kasus ini diduga kuat melibatkan oknum Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan PT VS, selaku anak usaha Panin Group. Kasus ini bermula ketika PT Adistra Utama (AU) meminjam kredit ke bank pelat merah, untuk membangun perumahan di Karawang seluas 1.200 hektar, dengan nilai sebesar Rp469 miliar.

Ketika terjadi krisis moneter pada 1998, bank tersebut masuk dalam program penyehatan BPPN hingga aset-aset yang terkait kredit macet dilelang termasuk utang PT AU. PT VS kemudian membeli aset PT AU dengan nilai hanya sebesar Rp26 miliar.

Namun ketika PT AU ingin menebus aset itu ke PT VS dengan harga yang sama atas kredit yang dikeluarkan, PT VS justru mematok harga Rp2,1 triliun. Tindakan itu akhirnya dilaporkan PT AU ke kejaksaan dengan tudingan adanya permainan dalam pembelian aset tersebut. (oke)