OJK Jatim Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2017

OJK Jatim Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2017

OJK Jatim Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2017, foto: arya wiraraja/enciety.co

Bidang Pengawasan Sektor Pasar Modal (BPSPM) akan menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2017 di Surabaya, 25-27 April 2017.

Kurnia Firmansyah, Kepala Subbagian Pengaturan Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal OJK Jatim menjelaskan, jika kegiatan ini telah diselenggarakan sejak tahun 2015 di 12 kota besar di Indonesia dan merupakan hasil kerjasama antara OJK dengan BEIdan Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI). Kota surabaya menjadi kota ke-3 diselenggarakannya program SEPMT tahun 2017 setelah Semarang dan Yogyakarta.

“Adapun tujuan dari kegiatan dimaksud, yang pertama adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, wartawan, dan pelaku bisnis di daerah atas issue aktual di Pasar Modal. Selain itu, kegiatan ini kami adakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam berinvestasi yang cerdas dan aman,” kupas dia, Selasa (25/4/2017).

Kata dia, acara tersebut juga bertujuan untuk bentuk ajakan persuasif kepada masyarakat untuk dapat menjadi investor di Pasar Modal, dan yang terakhir adalah sebagai wujud kongkret dari recycle pungutan OJK.

Pada kesempatan itu, Kurnia juga menjelaskan, berdasarkan survei indeks literasi keuangan tahun 2016, indeks Pasar Modal hanya sebesar 4,4 persen meningkat dari yang sebelumnya di tahun 2013 yaitu sebesar 3,79 persen.

Sedangkan untuk indeks inklusi tahun 2016 juga mengalami peningkatan dari 0,11 persen di tahun 2013 menjadi 1,25 persen di tahun 2016. “Sehingga diharapkan melalui kegiatan ini dapat lebih meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Pasar Modal khususnya di Kota Surabaya,” kupas dia.