OJK Catat 33 Kasus Pelanggaran Pasar Modal

OJK Catat 33 Kasus Pelanggaran Pasar ModalAda 33 pelanggaran peraturan di pasar modal Indonesia hingga akhir tahun ini. Dari pelanggaran ini sebagian besar dihuni oleh emiten. Demikian catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“33 pelanggaran ini termasuk 19 kasus terkait emiten atau perusahaan publik dan 14 kasus terkait dengan transaksi dan lembaga efek,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (30/12/2013).

Nurhaida menjelaskan, kasus pelanggaran ini sedang dalam proses pengusutan. Dia menambahkan, pelanggaran ini bermacam-macam bentuknya.

“Bisa keterlambatan pelaporan keuangan ataupun hal lain yang pasti ada indikasi melanggar mekanisme pelaporan keuangan di BEI,”ujarnya.

Guna mencegah pelanggaran ini terjadi lagi, OJK, akan terus mensosialisasikan peraturan-peraturan bagi perusahaan yang ingin masuk di pasar modal.

“Kedepan kita sosialisasikan peraturan bahwa, misalnya setelah masuk pasar modal, perusahaan harus begini, begitu. Harus ikuti semua aturan, ini harus diingatkan lebih besar lagi,” ujarnya.(tribun/wh)