OJK Awasi Konglomerasi Bank Hingga Tiga Level

OJK Awasi Konglomerasi Bank Hingga Tiga Level
Glen Glenardi, Direktur Utama Bank Bukopin.

Industri Perbankan mempelajari rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bakal membentuk pengawasan konglomerasi lembaga keuangan mulai dari pemilik bank, hingga anak usaha. Diperlukan koordinasi kuat antara regulator, pemilik dan usahanya, untuk menjaga kestabilan usaha konglomerasi.

Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi berpendapat, pengawasan sampai kepada pemilik bank atau lembaga keuangan memang harus dilakukan untuk mengetahui kredibilitas dari pemilik. Dia yakin, OJK bisa mengawasi seksama bisnis yang masih berhubungan dengan industri perbankan seperti asuransi dan pembiayaan (multifinance).

“Saya berharap semua kebijakan diberlakukan bertahap dan mempertimbangkan besaran usaha dari bank dan kelompoknya itu sendiri,” kata Glen.

Sementara itu, Jahja Setiaadmaja, Presiden Direktur BCA, mengatakan, cakupan pengawasan OJK sangat luas, maka diharuskan membentuk pengawasan yang terpadu sehingga menjadikan institusi finansial yang kuat di Indonesia. “Regulator seperti OJK mampu mencakup pengawasan lembaga keuangan secara menyeluruh,” ucap Jahja.

Gatot M. Suwondo, Direktur Utama BNI, mendukung rencana OJK mengawasi lembaga keuangan secara menyeluruh, karena OJK sebagai regulator super visi yang membawahi semua aspek keuangan di Tanah Air. Adapun, bank berlogo 46 ini mengaku, sudah memiliki permodalan yang kuat karena sesuai dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang sama untuk neraca keuangan. (kon/bh)